SuaraSurakarta.id - Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, mengatakan jumlah peminat program jodoh "Jadikan Aku Halalmu" tahap kedua yang digagas oleh kemenag setempat meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahap pertama.
Kepala Kantor Kemenag Surakarta Hidayat Maskur mengatakan pada tahap kedua tersebut jumlah pendaftar sebanyak 555 orang dan yang lolos sebanyak 553 orang.
Ia mengatakan bahwa mengingat waktu pendaftaran hanya dua minggu, jumlah pendaftar termasuk cukup tinggi.
Angka ini lebih banyak dibandingkan dengan tahap pertama di mana pada saat itu jumlah pendaftar mencapai 543 orang dan yang lolos hanya 398 orang.
"Nggak lolos karena banyak yang nggak asli. Jadi foto diverifikasi dengan cara kami 'video call', ada yang tidak sesuai dengan yang dikirim. Kemudian kalau tidak diperbarui fotonya maka digugurkan. Ya kami minta jujur," katanya Hidayat dikutip dari ANTARA di Solo, Kamis (17/3/2022).
Ia mengatakan dari seluruh peserta di tahap pertama, tujuh pasang di antaranya berhasil menikah.
"Kami paling pokok bukan menjodohkan orang tetapi memberikan materi psikologi tentang perkawinan dengan kesiapan orang nikah dan hukum akadnya. Pasca-perjodohan selesai, masih berlanjut. Dibimbing ngaji juga ada," katanya.
Ia mengatakan proses yang dilakukan pada program tersebut salah satunya adalah verifikasi.
"Kami verifikasi dan ketemu dan diverifikasi lagi. Ada yang S2, secara psikologi juga jauh. Kalau dia punya usaha kami carikan yang sekelas. Kalau ketemu betul ya memang jodohnya. Ini baru tahap klasifikasi, kemudian kita buka per kelas," katanya.
Baca Juga: Ngebet Ingin Jadi Ibu, Luna Maya Dapat Banyak Doa dari Netizen Soal Jodoh
Untuk sistem perkenalan melalui daring, termasuk pemberian materi di antaranya tentang psikologi perkawinan dan reproduksi kesehatan.
"Termasuk 'stunting' (kekerdilan) kami gandeng dari Dinas Kesehatan. Makin banyak ketemu akan makin banyak yang kenal. Dalam program ini kami juga melibatkan KUA dan penyuluh," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Wapres Gibran hingga PB XIV Hangabehi Hadiri Upacara Tingalan Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegoro X
-
Kronologi Peristiwa Tabrak Lari di Jongke Solo: Percobaan Penculikan Berujung Ricuh dan Viral
-
Atap Nyaris Ambrol hingga Disangga Pakai Bambu, Siswa SDN di Boyolali Ngungsi untuk KBM
-
Dana Hibah Keraton Solo Masih Ditahan Wali Kota, DPRD: Masyarakat Berhak Audit!
-
Kebutuhan Keraton Solo Selama 1 Tahun Capai Rp20 Miliar, Kubu Purboyo Sebut Masih Sering Nombok