SuaraSurakarta.id - Indonesia membidik potensi menggiurkan dibalik perang Rusia-Ukraina yang masih terjadi hingga saat ini.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan, menilai Indonesia harus jeli dalam membidik potensi yang timbul dari konflik tersebut,
"Kita melihat bahwa ekspor produk-produk dari Rusia, dari Ukraina, dan Belarusia kepada negara-negara di dunia, akibat embargo. Akibat dari sanksi ini tentu menjadi potensi bagi produk-produk Indonesia untuk bisa mengisi," kata Agus dikutip dari ANTARA, Selasa (15/3/2022).
Dia memaparkan, adanya larangan ekspor terhadap produk dari Rusia bisa dimanfaatkan oleh Indonesia. Agus mengatakan pihaknya telah memetakan produk-produk apa saja yang bisa diekspor oleh Indonesia untuk mengisi kekosongan produk dari Rusia.
"Ini sudah kami petakan produk-produk mana saja yang bisa kita isi," jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, terdapat potensi lain yang bisa dibidik Indonesia dari konflik Rusia dan Ukraina, yakni adanya pemindahan atau relokasi unit bisnis dari Rusia yang dilakukan perusahaan multinasional.
"Perusahaan-perusahaan multinasional, khususnya yang berbasis negara-negara Barat itu mereka sedang mencari tempat lain, relokasi. Ini tantangan bagi kita, suatu potensi bagi kita untuk bisa menarik mereka keluar dari Rusia dan masuk ke Indonesia," ucap Agus.
Dalam kesempatan itu, Agus menyampaikan bahwa dampak langsung dari adanya konflik antara Rusia dan Ukraina terhadap Indonesia tidak terlalu signifikan.
Indonesia, kata dia, telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalisir berbagai dampak yang timbul dari konflik tersebut.
"Memang dampak langsung dari konflik antara Rusia dan Ukraina ini tidak terlalu besar, semuanya bisa kita mitigasi baik itu impor bahan baku, gandum, sebagian dari logam, dan juga ekspor kita di sana juga bisa kita mencari alternatif pasarnya," kata Agus.
Baca Juga: Gempuran Pasukan Rusia ke Kota Kiev Makan Korban Jiwa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Makin Panas! LDA Keraton Solo Gugat Soal Pergantian Nama KGPH Purboyo jadi PB XIV
-
Resmi Berganti Nama, Purboyo Kini Sri Susuhunan Paku Buwono XIV
-
4 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Keluarga 'Naik Kelas' di 2026!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka: Organisasi Pergerakan Nasional
-
Ketum PUI Raizal Arifin: Penguatan Polri Lebih Mendesak daripada Perubahan Struktur