Dalam tradisi Mangkunegaran, lanjut dia, siapa yang menjadi pemimpin selanjutnya berdasarkan garis keturunan, dimulai putra prameswari, cucu dan keponakan
"Jadi adat Mangkunegaran, semuanya dalam konteks garis langsung penguasa sebelumnya. Dulu Mangkunegara II menunjuk cucu untuk jadi penerusnya. Kalau sekarang putra prameswari (Bhre Cakrahutomo-red) ya itu memiliki nilai tinggi plus faktor-faktor lain," paparnya.
Tunjung menambahkan, tiga hal yang disebut-sebut sebagai 'kekalahan' trah Bung Karno di Mangkunegaran adalah sebuah fakta yang kebetulan diingat masyarakat.
"Istilahnya ilmu titen. Tidak salah juga masyarakat berfikiran seperti itu karena memang faktanya ya itu. Tapi yang perlu digaris bawahi, pemilihan pemimpin Mangkunegaran berdasarkan keturunan, tanpa memperhitungkan trah siapa," tegasnya.
"Misal seandainya yang ditunjuk Gusti Paundrakarna atau Roy Rajasa tidak masalah, karena mereka punya garis keturunan masing-masing," tambah Tunjung W Sutirta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Respati Ardi Pastikan Tak Ada Gelombang Pemberhentian PPPK Karena Anggaran Pemkot Solo
-
Belanja Celana Adidas Promo di Blibli Banyak Untungnya
-
Bertemu Dubes Iran, Jokowi Akui Bahas Banyak Hal, Termasuk Lobi-lobi soal Penutupan Selat Hormuz?
-
Jokowi Jamu Hidangan Spesial untuk Dubes Iran, Ada Gulai Kambing, Lontong Sayur hingga Nasi Goreng
-
Tak Lagi Menjabat, Jokowi Masih Jadi Sosok Sentral? Dubes Iran Ungkap Alasannya