SuaraSurakarta.id - Pegiat media sosial Yusuf Muhammad buka suara berkait dengan keputusan Menteri Agama Yaqut Qolil Qoumas atau Gus Yaqut yang menerbitkan label halal baru.
Hadirnya label baru itu secara otomatis membuat label halal yang sebelumnya dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak berlaku lagi.
Yusuf Muhammad mengatakan jika seharusnya langkah yang ditempuh Menag Yaqut saat dilakukan sejak lama.
Hal ini, menurutnya karena memang sertifikasi halal memang merupakan hal yang masuk dalam administrasi negara yang seharusnya diselenggarakan oleh pemerintah bukan lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti MUI.
“Harusnya ini dari dulu. Masa administrasi negara dikangkangi oleh LSM yang bernama MUI,” tulis Yusuf melalui unggahan akun Instagramnya @_yusufmuhammad_.
Yusuf juga memperkirakan akan ada yang tidak setuju bahkan marah atas keputusan Menag Yaqut ini.
“Kadrun setelah ini ngamuk lagi. Hehehe,” tulisnya lagi.
Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Qolil Qoumas menyatakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menetapkan label halal yang berlaku secara nasional.
“Penetapan label halal tersebut dituangkan dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal," kata Gus Yaqut.
Baca Juga: Ucapkan Ultah Suara.com ke 8, Menag Yaqut: Teruslah Objektif, Berimbang, Kritis
Dia juga menyebut bahwa label halal dari MUI sudah tidak berlaku lagi. ”Di waktu-waktu yang akan datang, secara bertahap label halal yang diterbitkan oleh MUI dinyatakan tidak berlaku lagi,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS