Dengan adanya berjejaring ini mau tidak mau sekarang adalah penguasa Mangkunegaran tidak hanya berada di dalam keraton. Tapi juga keluar untuk memberikan kontribusi nyata untuk menjadi penyambung lidah tadi.
Sementara Kepala Prodi Fakultas Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS, Susanto mengatakan tidak masalah dan biasa saja jika penguasa Pura Mangkunegaran tidak Islam.
"Tidak masalah dan tidak apa-apa," imbuh dia.
Susanto mengatakan, apalagi sekarang penguasa Pura Mangkunegaran tidak memiliki kewenangan seperti dulu. Karena sekarang sudah masuk dalam wilayah negara Indonesia.
Susanto menganggap, jika Gusti Bhre mampu memimpin Pura Mangkunegaran kedepannya. Pastinya nanti beliau akan dibimbing dan didampingi oleh dewan pini sepuh untuk menjalankan upacara-upacara adat yang ada di Mangkunegaran mengingat usianya muda.
"Kalau upacara-upacara itu bisa jalan dengan baik, berati secara legalitas sudah sah. Itu sudah biasa dilakukan, seperi pas suro beliau memimpin kirab pusaka," paparnya.
Susanto menambahkan, terpilihnya Gusti Bhre sebagai KGPAA Mangkunegara X sudah sesuai paugeran adat. Karena beliau adalah putra dari Prameswari Dalem Mangkunegaran IX, jadi otomatis sebagai pengganti.
"Sudah sesuai, bahkan sudah disepakati oleh tiga komponen, yaitu dewan pini sepuh, keluarga inti, dan HKMM," ucap dia.
Terkait GPH Paundra meski juga putra KGPAA Mangkunegaran IX tapi ibunya sudah bercerai sebelum diangkat sebagai Mangkunegaran IX.
"Itu jelas tidak sah. Harapannya tidak perlu ada penolakan, karena sudah sesuai dengan ketentuan. Apalagi sudah ada kesepakatan dari keluarga Mangkunegaran," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
-
Ditunjuk Jadi Raja Mangkunegara X, GPH Bhre Cakrahutomo Disebut Sudah Jadi Mualaf dan Masuk Islam
-
Resmi Ditunjuk Jadi Mangkunegara X, Ini Profil Mentereng GPH Bhre Cakrahutomo, Juara Kompetisi Internasional!
-
Terungkap! GPH Bhre Cakrahutomo Telepon Gibran Sebelum Diumumkan Jadi KGPAA Mangkunegara X, Ini yang Dibicarakan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik