SuaraSurakarta.id - Tak hanya kasus COVID-19 yang meningkat di Kota Solo. Kasus penyakit demam berdarah juga mengalami peningkatan.
Cucu Presiden Joko Widodo La Lembah Manah juga terpapar penyakit tersebut. Namun, putri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka itu sudah melewati masa kritis.
Menyadur dari Timlo.net, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo mencatat sebanyak 13 warga terkena penyakit demam berdarah (DB). Data tersebut tersebut tercatat pada 1 Januari sampai 21 Februari 2022.
“Kami temukan adanya 13 kasus DB di Solo sepanjang Januari sampai pekan ketiga Februari ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Rabu (23/2/2022).
Ia mengatakan, dari kasus itu tidak ada satu pun yang meninggal dunia. Ning, sapaan akrab Kepala DKK Solo menyebut, temuan 13 kasus DB di Solo berasal dari dua kelurahan, yaitu Kelurahan Mojosongo (Kecamatan Jebres) dan Kelurahan Sumber (Kecamatan Banjarsari).
“Untuk kasus DB putri Walikota Solo (La Lembah Manah ), masuknya data di Sumber. Awal tahun ini kasus DB meningkat. Ini jadi perhatian kita semua untuk hati-hati,” kata dia.
Ning mengingatkan masyarakat agar segera membawa keluarganya berobat jika mengalami gejala DB. Gejala yang dimaksud antara lain suhu badan tinggi dalam waktu lama.
“Jangan sampai kondisi sudah parah baru dibawa ke rumah sakit. Kalau ada gejala segera dibawa ke dokter secepatnya,”
Ia juga mengingatkan pada warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih dalam kondisi saat ini, dimana curah hujan tinggi, jangan sampai ada sarang nyamuk di sekitar rumah.
“Ini jadi perhatian kita semua. Kita juga lakukan fogging di lokasi rawan dan ditemukan kasus DB,” tambahnya.
La Lembah Mana Kena DB
La Lembah Manah sendiri dikabarkan terkena penyakit Demam Berdarah Dengue dan sempat dirawat di Rumah Sakit DKT Slamet Riyadi selama beberapa hari.
Hanya saja saat ini, La Lembah sudah sembuh dan pulang dari rumah sakit.
"Ini sudah membaik. Pulang dari rumah sakit itu, Sabtu (19/2/2022) kemarin," terang Gibran, saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (21/22/2022).
Gibran menjelaskan, jika adik Jan Ethes Srinarendra ini baru pertama kalinya mengalami sakit parah.
"Sebelumnya belum pernah, baru pertama kalinya ini," ujarnya.
Gibran pun harus menjaga dan menungguin La Lembah yang sedang mengalami masa-masa kritis.
Suhu badannya turun dan masa trombositnya juga rendah. Sehingga butuh kehadirannya.
"Masuk rumah sakit itu, Rabu (16/2/2022) malam. Saya sempat menunggu, karena Kamis dan Rabu itu masuk masa-masa kritis," kata dia.
Saat ditanya terkait tanggapan Presiden Jokowi tahu cucunya sakit DB dan harus dirawat di rumah sakit.
Gibran menyebut tidak ada respon khusus dari kakeknya.
"Tidak gimana-gimana. Tidak ada rencana balik ke Solo," jelasnya.
Gibran pun sudah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo untuk lebih intens dalam melaksanakan program fogging.
Masyarakat diminta untuk tidak abai dan lebih memperhatikan serta lingkungan agar tidak muncul jentik-jentik nyamuk.
"DB di Solo sedang naik. Saya sudah instruksikan ke Dinkes agar lebih intens sosialisasi, kalau perlu fogging dan itu sangat penting mengingat sudah banyak kasus," papar dia.
Selama beberapa hari absen, Gibran pun melimpahkan tugas-tugasnya kepada Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
4 Fakta Terkait Tragedi Kematian Slamet Arifianto Warga Sragen Akibat Disengat Tawon Vespa
-
Viral Bintang Berekor di Bulan Ramadhan, Benarkah Tanda Dukhan dan Kedatangan Dajjal?
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres