SuaraSurakarta.id - Sebuah prasasti di Situs Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, dirusak orang tak bertanggungjawab.
Yang dirusak merupakan bagian atas prasasti yang memiliki tinggi 91 sentimeter, lebar 88 sentimeter, dan tebal 21 sentimeter.
“Ini merupakan bagian atas (prasasti). Kalau lihat dari posisinya (posisi ditemukan pertama kali), ini sengaja disimpan. Karena ada di badan candi. Tidak lazim bahwa prasasti itu tertanam, biasanya prasasti itu ada di permukaan,” kata Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur Zakaria Kasimin, Senin (14/2/2022).
Prasasti ditemukan di bagian sisi dalam bagian timur laut Situs Gemekan.
Prasasti yang ditemukan merupakan bagian atas dengan tulisan Jawa Kuno dan bahasa Sansekerta. Bagian atas kiri tampak rusak dan sebagian hilang, sementara bagian bawah terpotong.
“Di bagian atas kiri, rusak. Di bawah juga rusak, terpotong dan belum ditemukan. Sementara di bagian belakang prasasti ada goresan yang sengaja akan dibelah. Kemungkinan mau diambil, diduga mau dijual namun tidak bisa mengangkat karena berat sehingga akan dibelah tapi tidak bisa akhirnya kembali di simpan,” kata Zakaria.
Kerusakan prasasti ditemukan Tim Ekskavasi Badan Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.
Goresan lurus -- diduga dari benda tajam -- di bagian belakang prasasti menandakan kemungkinan prasasti akan dibelah.
“Bisa dilihat alur patahannya, ini tujuannya supaya mudah diangkat. Namun kapan ditemukan, dirusak dan akan dibelah. Kita tidak tahu, tapi yang jelas, yang lebih penting adalah menemukan bagian bawah prasasti ini. Kemungkinan ada ekskavasi lanjutan untuk menemukan bagian bawah prasasti.” [Beritajatim]
Baca Juga: Sejarah Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali
-
Tingkatkan Budaya Tertib Jalanan, Satlantas Polresta Solo Sapa Komunitas Motor
-
Keraton Solo Masih Dualisme, Pura Mangkunegaran Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro dengan Sederhana
-
Dorong Kolaborasi Mahasiswa, FST UDB Surakarta Sukses Helat Expo dan Temu Alumni Nasional
-
Potensi Memanas, Kawat Berduri Terpasang di Pagar Keraton Solo Jelang Kirab Pusaka Malam 1 Suro