SuaraSurakarta.id - Kasus COVID-19 di Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terus bertambah. Salah satunya di SMA Warga Solo.
Update terbaru, kasus COVID-19 di lingkungan SMA Warga bertambah empat setelah penelusuran riwayat kontak dan pemeriksaan dilakukan.
Menurut Kepala SMA Warga Purwoto di Solo, Sabtu, pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 terakhir dilakukan pada 120 orang dan hasilnya menunjukkan empat orang di antaranya tertular COVID-19.
Setelah penambahan kasus itu, jumlah guru dan siswa yang tertular COVID-19 di SMA Warga Surakarta total 25 orang dan semuanya tidak mengalami gejala sakit.
"Bahkan satu guru yang pertama terkonfirmasi COVID-19 saat ini sudah negatif. Namun masih dirawat di rumah sakit," kata Purwoto.
Ia mengatakan bahwa sebagian besar guru dan siswa yang tertular COVID-19 menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, hanya tiga yang menjalani karantina di Donohudan.
"Kami dari pendidikan terus memantau situasi psikis mereka, ternyata sangat kondusif. Anak-anak juga merespons baik, kondisinya tidak buruk, dan karena OTG (orang tanpa gejala) ini tinggal proses pemulihan," katanya.
Ia mengatakan bahwa penelusuran kasus dan pemeriksaan terus dilakukan pada warga sekolah. Pada Sabtu sebanyak 216 guru, karyawan, dan siswa menjalani pemeriksaan kedua.
"Termasuk dari 120 orang kemarin yang hasilnya negatif akan dilakukan swab (tes usap) ulang," katanya.
Baca Juga: Purwakarta Hentikan PTM 100 Persen Akibat Kasus COVID-19 Naik Lagi
Kasus COVID-19 di SMA Warga Surakarta bermula dari satu guru yang positif COVID-19 setelah memeriksakan diri ke dokter karena merasa tidak sehat. Setelah guru itu positif, petugas pemerintah menelusuri riwayat kontak guru itu serta memeriksa orang-orang yang melakukan kontak erat dengan dia.
Dari hasil penelusuran dan pemeriksaan didapati ada 25 orang yang dikonfirmasi terserang COVID-19.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak
-
Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar