SuaraSurakarta.id - Sebagian ternak sapi di Desa Kara, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, mati mendadak dengan mulut berbusa dalam beberapa hari terakhir.
Para peternak tidak tahu penyebabnya dan hanya menduga-duga. Menurut mereka, sapi-sapi itu mati karena virus ganas.
Marsudin, salah seorang peternak di Dusun Tenggih mengatakan kematian sapi berlangsung cepat dan gejalanya tidak terdeteksi.
“Kemarin ada tiga ekor sapi yang mati dan dikuburkan oleh warga. Ada juga yang sempat disembelih,” kata dia.
“Virus sapi ini sudah menyebar sejak beberapa hari terakhir. Sapi awalnya gemetar, lalu ambruk dan mati dengan mulut berbusa.”
Mereka berharap pemerintah segera turun tangan untuk mencari tahu penyebab kematian sapi.
Mereka berharap kepada pemerintah mencari solusi untuk mencegah kematian sapi semakin bertambah. [Beritajatim]
Tag
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis