SuaraSurakarta.id - Kebiasaan meminum jamu terutama di masa pandemi COVID-19 saat ini mungkin bukan suatu hal mudah bagi sebagian orang.
Sebenarnya ada satu cara yang bisa Anda terapkan agar minum jamu tak malah berujung menjadi pengalaman traumatik tetapi jadi kebiasaan baik, berdasarkan pengalaman CEO & Co-Founder of Suwe Ora Jamu, Nova Dewi.
Nova mengatakan, saat kecil dia diperkenalkan rasa racikan jamu yang cenderung tak pahit terlebih dulu semisal kunyit asam dan beras kencur.
"Ada momen-momen yang diselipin awalnya. Misalnya aku lagi sehat, segar terus diminumin jamunya kayak kunyit asem, beras kencur. Tetapi misalnya lagi enggak enak badan, jamunya cenderung pahit," ujar dia dalam ShopeePay Talk bertema "Ubah Hobi Jadi Bisnis, Kenapa Enggak?" dikutip dari ANTARA, Kamis (27/1/2022).
"Dari situ aku enggak terlalu kayak ketakutan atau trauma dari kecil minum jamu, karena terbiasa," sambung Nova.
Di sisi lain, Nova mengaku beruntung bisa melihat sosok ibu dan nenek yang tidak sungkan berkutat di dapur untuk meracik jamu untuknya. Bagi dia, ini memunculkan kesan dirinya dicintai dan penting bagi keluarganya.
"Mereka yang benar-benar buatin saya minuman jamu-jamu. Jadi, kayak personal attachment atau memori yang saya merasa I'm being loved, being taken care of, saya merasa important. Kebetulan saya anak paling besar juga," kata Nova.
Berawal dari kebiasaan, Nova lalu berpikir mengenai kemungkinan peluang di bidang jamu. Dia pun mempelajari bagaimana caranya bisa mengenal personal relationship orang-orang di Jakarta.
Dia juga mulai memberanikan diri menawarkan pada orang-orang yang bertamu ke rumahnya jamu, bukannya minuman lain semisal kopi atau teh.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tingkatkan Imunitas lewat Gerakan Minum Jamu
"Orang terbiasanya kopi, teh, sirup atau boba. Lah aku tuh pengin nawarin jamu. Kali ketiga aku nyeplos, mau minum jamu, kopi atau teh. Loh kok jamu yang ditawarin duluan. Orang itu raut mukanya beda-beda, responnya (berbeda). Aku lihat ada peluang. Di Jakarta tempat minum jamu di mana toh, mungkin masih kios-kios. Ada peluang untuk minum jamu yang asik," papar Nova.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil
-
BRI Peduli Perluas Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas lewat Pelatihan dan Pemagangan
-
480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026
-
Haul Habib Ali Diprediksi Dihadiri Ribuan Jamaah, 480 Personel Disiagakan
-
Usai Tunjukan KTA, Jokowi Tegaskan Serius Besarkan PSI