Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Kamis, 20 Januari 2022 | 12:52 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat mendampingi Ketua DPR RI Puan Maharani saat berkunjung ke Kampung Batik Laweyan. [suara.com/ari welianto]

"Kalau begitu nanti bisa menjadi persoalan. Sebaiknya tanya sendiri sama Pak Ganjar dan Mbak Puan, jangan kesana," sambung dia.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan jika Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapat undangan dalam peresmian Pasar Legi ini.

Menurutnya, undangannya itu datang, Rabu (19/1/2022) malam. Tapi beliau itu sudah punya tugas untuk paparan atau persentasi tentang kebencanaan Jateng di Jakarta. 

"Jadi undangannya itu duluan paparan kebencanaan di Jakarta. Kemarin malam saya telpon-telponan dengan beliau dan memang dapat undangan, tapi datangnya malam itu juga," jelas mantan Wali Kota Solo ini.

Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Solo Raya, Baliho Puan Maharani Kepak Sayap Kebhinekaan Bertebaran

Beliau sudah minta ijin ke Menteri PUPR tidak bisa datang ke acara peresmian. Kalau undangan peresmian datang dua hari sebelumnya, mungkin beliau bisa minta mundur untuk jadwal persentasi. 

"Itu yang saya dengan dari beliau semalam. Saya tidak tahu mengapa mendadak, tanya yang mengundang saja, saya diundang secara pribadi tiga hari yang lalu," papar dia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat ditanya soal Ganjar tidak mengetahuinya.

"Nek takon kui aku ra ngerti (kalau tanya itu, saya tidak tahu)," ucapnya.

Basuki pun tidak menjawab saat ditanya apakah Kementerian PUPR tidak mengundang Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Sebut Jateng Berkontribusi Turunkan Kemiskinan di Tingkat Nasional

Kontributor : Ari Welianto

Load More