Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Kamis, 13 Januari 2022 | 14:06 WIB
Petugas Pemkot Solo sedang membongkar lapak pedagang Pasar Legi di pasar darurat. [Suara.com/Ari wWelianto]

Saat pembongkaran tidak ada perlawanan dan pedagang sudah paham. Sempat ada yang protes, tapi mau menerima dan pindah ke pasar. 

"Tidak ada perlawanan dan berjalan lancar serta aman. Ada juga pedagang membongkar sendiri," terangnya.

Pembongkaran dan pembersihan lapak atau kios di pasar darurat ditarget sebelum 20 Januari ini sudah bersih. Karena akan dilakukan persiapan untuk peresmian Pasar Legi

"Sebelum 20 Januari ini sudah harus steril, tidak ada pedagang yang berjualan lagi di luar," ucap dia.

Baca Juga: Cerita Pedagang Pasar Legi Solo Kirim Bantuan Sayur Mayur ke Korban Erupsi Gunung Semeru

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan proses pembongkaran berjalan lancar dan pedagang kooperatif

"Cukup tertib dan tidak ada kendala atau penolakan. Pemindahan pedagang hari ini terakhir," terangnya.

Untuk pembersihan dilakukan bertahap, yang penting pedagang masuk ke dalam pasar dulu. 

Kalau ada yang nekat, sanksi tegas akan diberikan. 

"Kita cicil pembersihannya, sebelum 20 Januari sudah harus bersih. Sanksi tegas akan kita berikan, bisa teguran hingga SHP dicabut," tandas dia.

Baca Juga: Baru Selesai Dibangun, Gibran Temukan Kerusakan Saat Sidak Pasar Legi: Gempil-gempil!

Sementara itu salah satu pedagang, Menik mengatakan lapaknya langsung dibongkar sama petugas dan diminta masuk ke pasar.

Load More