"Cukup tertib dan tidak ada kendala atau penolakan. Pemindahan pedagang hari ini terakhir," terangnya.
Untuk pembersihan dilakukan bertahap, yang penting pedagang masuk ke dalam pasar dulu.
Kalau ada yang nekat, sanksi tegas akan diberikan.
"Kita cicil pembersihannya, sebelum 20 Januari sudah harus bersih. Sanksi tegas akan kita berikan, bisa teguran hingga SHP dicabut," tandas dia.
Sementara itu salah satu pedagang, Menik mengatakan lapaknya langsung dibongkar sama petugas dan diminta masuk ke pasar.
"Tadi langsung dibongkar, padahal dagangan sudah digelar. Ini menata lagi dan masuk ke pasar," imbuh pedagang asal Kalioso ini.
Sebenarnya disini sudah nyaman dan enak buat berjualan. Pembeli pun mudah, kalau di pasar pembeli pasti harus mencari lagi.
"Sudah nyaman sebenarnya. Tapi mau tidak mau harus pindah ke pasar," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga: Cerita Pedagang Pasar Legi Solo Kirim Bantuan Sayur Mayur ke Korban Erupsi Gunung Semeru
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK