SuaraSurakarta.id - Pemkot Solo kembali kalah dalam kasus sengketa lahan Sriwedari setelah bandingnya ditolak Pengadilan Tinggi (PT) Semarang.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan tegas akan tetap memperjuangkan tanah di kawasan Sriwedari.
"Kita perjuangkan terus. Mosok aku meneng wae (Masak saya diam saja)," kata Gibran saat ditemui, Selasa (14/12/2021).
Gibran memaparkan, nantinya akan diambil langkah-langkah lanjutan dalam kasus ini. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait akan segera dilakukan.
"Pokoknya kita perjuangkan terus. Tidak berhenti, karena ini untuk kepentingan masyarakat," ungkap dia.
Gibran menjelaskan banyak faktor yang membuat Pemkot Solo selalu kalah dalam kasus lahan Sriwedari.
Hanya saja putra sulung Presiden Jokowi ini, enggan membeberkan faktor-faktor yang membuat Pemkot kalah.
"Tahu sendiri lah faktor utamanya apa," tandasnya.
Gibran tidak akan menyerah untuk kasus sengketa lahan Sriwedari jika untuk kepentingan masyarakat.
Baca Juga: Duh! Imbas Pandemi Covid-19, Toko Buku Legendaris Sriwedari Sepi Pengunjung
Padahal dengan kegagalan kali ini, maka Pemkot telah menelan sebanyak 16 kekalahan dengan ahli waris.
"Kalau untuk kepentingan warga, saya tidak akan menyerah. Mau 16-0 atau berapa kosong jalan terus. Sak-sake meh ngomong opo," papar dia.
Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Solo, Enny Rosana mengatakan langkah selanjutnya untuk kasus sengketa lahan Sriwedari sedang dirapatkan.
"Saya belum bisa bicara banyak soal ini, hari ini sedang kita rapatkan. Hasilnya nanti akan dilaporkan ke wali kota dulu sebelum untuk melangkah selanjutnya," ujarnya.
Dalam rapat ini melibatkan tim kejaksaan, kuasa hukum yang ditunjuk, serta pemkot. Jadi untuk langkah selanjutnya masih akan dirembuk bersama dulu.
"Secara resmi kita (pemkot-red) belum menerima putusan itu baru sekedar informasi saja," pungkasnya berkaitan dengan kekalahan dalam banding lahan Sriwedari.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?
-
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!
-
Respati Ardi Pastikan Disnaker Solo Buka Posko Aduan THR, Ini Alurnya