SuaraSurakarta.id - Permainan Persis Solo di Kompetisi Liga 2 belum memuaskan. Pelatih Eko Purdjianto pun menjadi sorotan.
Terbaru, Persis Solo gagal meraih poin maksimal setelah ditahan imbang PSG Pati 1-1 dalam laga lanjutan putaran kedua Liga 2 Indonesia pada Rabu (3/11/2021) malam.
Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto, menganggap performa buruk Persis Solo itu merupakan tanggung jawabnya.
Menyadur dari Solopos.com, Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto, dalam keterangannya, Kamis (4/11/2021), mengaku kecewa dengan hasil imbang kontra tim milik Atta Halilintar itu. Menurutnya, Persis Solo memiliki banyak peluang di babak pertama namun tidak satu pun berbuah gol. Akibatnya, pada babak kedua skuat Laskar Sambernyawa kecolongan gol pemain belakang PSG Pati, Muhammad Fayrushi.
“Gol lawan dari bola set piece, padahal kami sudah latihan. Kami perbaiki lagi, para pemain harus disiplin. Ini tanggung jawab saya, mohon maaf para suporter. Kami sudah maksimal dan akan kami benahi lagi,” kata Eko Purdjianto.
Eko menyebut latihan set piece merupakan hasil evaluasi dan bakal ditingkatkan kembali. Dalam laga itu, Alberto Goncalves dipasang sebagai gelandang tengah. Eko menyebut penempatan posisi Beto di belakang Ferdinand Sinaga sudah dipersiapkan. Namun pemain bertahan lawan selalu menjaga Beto dengan ketat.
Ia memastikan Beto tidak bermain jelek namun rotasi pemain yang lebih bugar. “Dengan pertahanan lawan kami harus berani mengeluarkan aksi individu. Terbukti di babak kedua lewat Rifaldi Bawuo dapat penalti,” kata Eko.
Persis Solo memperoleh dua kali tendangan penalti dalam laga itu. Eksekutor pertama Fabiano Da Rosa Beltrame gagal mencetak gol. Baru pada penalti kedua, Rifaldi Bawuo sukses mengeksekusi bola dari titik putih.
“Penalti gagal, Ronaldo pun bisa gagal. Fabiano setelah gagal juga berusaha kembali mencetak gol. Kalau komentar dua kali penalti itu bukan ranah saya, tetapi yang pasti Rifaldi dilanggar dan ada handball di sana,” kata Eko.
Baca Juga: Link Live StreamingAHHA PS Pati vsPersis Solo: Misi Laskar Sambernyawa Nyaman di Puncak
Ia memastikan masih ada empat pertandingan lagi dan wajib menang untuk mengamankan fase delapan besar. “Terima kasih doa dan dukungan, tetap dukung Persis Solo semoga lolos di Liga 1,” imbuh Eko.
Penyerang Persis Solo, Miftahul Hamdi, mengucapkan permohonan maaf atas hasil itu kepada suporter mewakili seluruh pemain. Ia berharap dalam selanjutnya, para pemain Persis Solo dapat memberi hasil maksimal. Hamdi mengatakan dalam setiap pertandingan lawan selalu menjaganya dengan ketat. Namun, seluruhnya sudah dilatih oleh Coach Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas
-
NICE Gelar 55 Event, Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Baru