Mereka berharap, dengan adanya seperti ini nantinya akan mereka kembangkan di desa mereka.
"Apalagi seperti Boyolali adalah wilayah Aglomerasi Solo. Jadi diharapkan bisa mengembangkan UKM di wilayahnya dengan cepat," tegasnya.
Sementara, Andi Pramono, pemilik budidaya jenis ikan lele, nila dan patin tersevut mengaku hasil dari budidaya ini hasikya cukup menggiurkan.
"Setiap bulan kita panen, jenis ikan lele dan nila. Ya sebulan bisa jutaan hingga ratusan juta rupiah," jelasnya.
Di tempat seluas kurang lebih 5000 meterpersegi tersebut, Andi juga mengaku di masa pandemi ini pada awalnya cukup sulit.
Namun, dengan ketekunannya sampai saat ini dirinya mampu menyerap tenaga kerja khususnya dari warga desa setempat.
Andi juga menambahkan, saat ini banyak juga rombongan dari berbagai daerah yang datang di Stasiun Ikan miliknya.
Mereka datang untuk bertanya dan belajar cara membudidayakan jenis ikan baik di halaman rumah maupun kampungnya.
Sementara itu untuk hasil panen, dirinya kirim di berbagai daerah di Pulau Jawa seperti Yogyakarta, Jakarta, Jawa Timur dan Solo Raya sendiri.
Baca Juga: Pandemi COVID-19, MSF Soroti Kebutuhan Alat Diagnostik Medis yang Meningkat di Asia
Kontributor : Budi Kusumo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin
-
Ribuan Warga Solo Serbu Meet & Greet Harusnya Horror, Reza Arap: Senang Banget!
-
BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia