SuaraSurakarta.id - Daerah Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar dikabar diguncang gempa bumi. Hal itu terjadi pada Hari ini Senin (1/11/2021).
Menyadur dari Solopos.com, Gempa bumi magnitudo (M) 2,9 dirasakan sejumlah warga di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar dan Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan pada Senin (1/11/2021).
Data yang dihimpun dari website Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di darat, tepatnya 18 kilometer (km) barat daya Kabupaten Magetan. Gempa tersebut berada di kedalaman 14 km.
BMKG menjelaskan gempa terjadi pukul 07.46.35 WIB. Titik koordinat gempa berada pada 7.72 Lintang Selatan (LS) hingga 111.19 Bujur Timur (BT). BMKG juga menyampaikan gempa bumi dirasakan hingga ke Kecamatan Tawangmangu dan Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.
Baca Juga: 7 Arti Mimpi Gempa Bumi, Tak Selalu Jadi Pertanda Hal Buruk Akan Terjadi
Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla, membenarkan dampak gempa yang berpusat di barat daya Magetan itu. Tetapi, Is, sapaan akrabnya, melaporkan tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut.
“Enggak ada [kerusakan]. Sejumlah warga memang menyampaikan merasakan gempa. Misalnya, warda di Kalisoro. Tetapi menurut mereka getarannya tidak lama. Kalau saya pribadi tidak merasakan. Ini posisi saya ada di Sekipan,” ujar Is, Senin (1/11/2021).
Ketua relawan lintas Tawangmangu (Realita), Trisno, menuturkan gempa terasa di sejumlah desa/kelurahan di Kecamatan Tawangmangu, seperti Desa Gondosuli dan Kelurahan Blumbang. “Gondosuli dan Blumbang itu merasakan gempa jam 07.40 WIB. Cuma di situ saja yang terasa. Tapi tidak lama,” kata dia.
Hal senada disampaikan Sukarelawan Sigab Solopeduli, Yudha, menuturkan sejumlah warga di Kecamatan Plaosan merasakan getaran gempa, tetapi tidak terlalu lama.
“Ada teman di Plaosan mengabari kalau merasakan gempa. Dia pas tiduran lalu terasa bergetar. Hitungan detik saja, tidak lama. Tetapi memang terasa karena pas tiduran. Informasi yang saya terima tidak ada kerusakan akibat gempa,” ujar dia.
Baca Juga: Gempa Bumi Terjadi di Jateng, BMKG Minta Warga Tidak Panik: Masih Normal
Berita Terkait
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
-
Myanmar Umumkan 7 Hari Masa Berkabung, Min Aung Hlaing Minta Bantuan Malaysia Pasca Gempa Maut!
-
Telan Korban Jiwa 1.700 Orang, Ini Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Gempa Myanmar
-
Korban Tewas Gempa Myanmar Naik Jadi 1.700, Pusat Kremasi di Mandalay Sampai Kewalahan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri