Lantaran terlalu fokus mencari daun, kambing lepas dari pengawasan Wira hingga menghilang. Wira pun kalang kabut mencari keberadaan dua kambing orang tuanya ke berbagai lokasi.
Ternyata, dua kambing yang lepas itu dirawat oleh tetangganya. “Kami ingin berbagi cerita dan perspektif. Pesannya, jangan terlena ketika mendapatkan amanah,” urai dia.
Yosef menuturkan lokasi syuting di antaranya rumah di wilayah Jimbung, area persawahan, Rawa Jombor serta perumahan di kawasan Gergunung. Soal pemeran dalam film itu, Yosef menuturkan Wira tak lain diperankan adiknya Yohanes Nofa Rosariyanto, 12, yang saat proses pembuatan film masih duduk dibangku SD dan kini menjadi pelajar SMP PL Wedi. Selain itu, ada guru dan penjaga sekolah SMKN 1 Klaten.
Selain Sedina, Yosef menuturkan ada sejumlah karya yang sudah dibikin siswa SMKN 1 Klaten dan meraih berbagai penghargaan. Dia mencontohkan film berjudul Kinasih yang menyabet lima penghargaan pada ajang Amikom Video Competition 2021.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Selatan Pacitan, Guncangannya Sampai ke Klaten dan Wonogiri
Banyak Dukungan
Selain itu, karya film pendek berjudul Getun bikinan pelajar SMKN 1 Klaten juga menjadi Co-Best Young Filmaker Reelozind Australia Indonesia Short Film Competition and Festival 2020. Pada Festival Film Lampung 2021 karya film pendek berjudul Layang menjadi film terbaik kategori pelajar.
Yosef menuturkan Sedina masuk menjadi salah satu nominasi film pendek terbaik FFI 2021 setelah dia dan sebagian kru produksi Sedina lulus SMK termasuk Bertrand dan Rangga. Kini mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Yosef menempuh pendidikan pada program studi Film dan Televisi ISI Yogyakarta.
Yosef mengatakan selama di SMKN 1 Klaten, dukungan para guru sangat besar ketika siswa memiliki ide memproduksi film. “Ketika ada ide, guru minta dibuatkan naskah dulu. Kalau bagus, bisa menggunakan alat sekolah,” kata dia.
Sutradara film Sedina, Bertrand Valentino, menjelaskan ketika proses produksi seluruh pihak yang terlibat dalam produksi film tersebut tak kepikiran bisa masuk dalam nominasi salah satu festival film bergengsi di Indonesia. Dia menceritakan film pendek itu pernah didaftarkan pada festival film UCIFest yang digelar Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Baca Juga: Daftar Lengkap Nominasi Festival Film Indonesia 2021
“Saat itu hanya menjadi nominasi untuk kategori pelajar. Setelah dari situ, salah satu panitia UCIFest menghubungi saya dan memberi tahu saya kalau Sedina didaftarkan ke FFI. Kami persilakan,” kata Bertrand.
Berita Terkait
-
THR untuk Semua Warga Desa: Kisah Unik dari Klaten yang Bikin Penasaran!
-
6 Kuliner Khas Klaten yang Bikin Ketagihan, Mulai dari Sego Wiwit hingga Jenang Krasikan
-
Unik! Pohon Natal 7 Meter Dihiasi Ratusan Sandal Jepit di Klaten
-
Jebolan Benfica Jadi Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia: Patok Target Tinggi
-
Perjalanan Karier Prilly Latuconsina, Dari Ganteng-Ganteng Serigala hingga Raih Piala Citra
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Drama Pemudik di Sukoharjo: Perempuan Mengamuk Tolak Kembali ke Tangerang, Begini Kisahnya
-
Kecelakaan Beruntun di Karanganyar: Truk vs 2 Mobil dan Motor, Begini Kronologinya
-
Kabar Gembira dari Boyolali: Harga Bahan Pokok Stabil Usai Lebaran
-
Kisah Perjalanan Kembali: Pemudik Solo Raya Ikuti Program Balik Gratis Kemenhub
-
One Way dan Contraflow Kunci Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025