SuaraSurakarta.id - Hari Tanpa Bra atau No Bray Day dirayakan setiap tahunya. Namun kadang disalahartikan, yaitu pamer payudara.
Hari Tanpa Bra atau No Bra Day dirayakan setiap tahun pada 13 Oktober. Tujuan dari perayaan ini untuk menggugah kesadaran kaum Hawa terhadap kanker payudara.
Manyadur dari Solopos.com yang mengutip South China Morning Post, Rabu (13/10/2021), Hari Tanpa Bra diluncurkan pada 2011.
Wanita didorong untuk tidak mengenakan bra pada hari itu – tidak hanya untuk membebaskan diri dari pakaian yang menyempit, tetapi juga untuk memperingatkan mereka akan gejala kanker payudara dan melakukan pemeriksaan diri secara teratur.
Peringatan Hari Tanpa Bra tidak lepas dari kontroversi, bahwa ada yang meyakini tidak ada hubungannya bra dengan kanker payudara. Namun kalangan lain menganggap bahwa peringatan No Bra Day sangat efektif untuk menarik perhatian para perempuan agar peduli dengan payudara mereka.
Awalnya, Hari Tanpa Bra Sedunia dirayakan dua kali dalam setahun, yaitu setiap tanggal 9 Juli dan 19 Oktober. No Bra Day yang dirayakan pada 19 Oktober 2011 awalnya diinisiasi oleh seorang dokter asal Kanada, Mitchell Brown. Menurut Brown, hari ini dibuat untuk mengkampanyekan kesadaran akan prosedur rekonstruksi payudara kepada para penderita kanker payudara.
Sementara itu, No Bra Day yang dirayakan mulai tanggal 9 Juli 2011, dicetuskan oleh seseorang yang menggunakan nama samaran Anastasia Doughnuts dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker payudara secara keseluruhan.
Tiga tahun kemudian atau lebih tepatnya pada 2014, No Bra Day digabungkan menjadi satu dan dirayakan setiap tanggal 13 Oktober. Bulan ini dipilih karena bertepatan dengan National Breast Cancer Awareness Month di Amerika Serikat atau bulan kesadaran kanker payudara.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Cancer pada 1991 menemukan bahwa wanita premenopause yang tidak memakai bra mengurangi risiko kanker payudara hingga setengahnya dibandingkan dengan pengguna bra. Namun, penelitian selanjutnya mempertanyakan hasil penelitian tersebut dan American Cancer Society mengacu pada penelitian 2014 yang diterbitkan dalam Cancer, Epidemiology, Biomarkers & Prevention yang menunjukkan tidak ada hubungan antara bra dan kanker payudara.
Baca Juga: Arti No Bra Day yang Diperingati 13 Oktober, Bukan Pamer Payudara
Mengenakan bra mungkin bukan risiko kesehatan, tetapi banyak penelitian menunjukkan bra yang tidak pas dapat sangat mempengaruhi tulang rusuk dan menyebabkan sakit punggung dan leher. Bra yang dipasang dengan benar membantu mendistribusikan berat payudara secara merata (yang bisa mencapai satu kilo per payudara) dan bahkan dapat membantu mengangkat payudara dari tulang rusuk, membuatnya lebih mudah untuk bernapas.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengikuti kampanye Hari Tanpa Bra Sedunia ini. Salah satu cara sederhana adalah dengan menuliskan dukungan dan edukasi seputar kanker payudara menggunakan hashtag #nobraday di media sosial.
Beberapa orang juga ada yang berpartisipasi dengan tidak menggunakan bra selama 24 jam pada 13 Oktober tersebut. Kampanye No Bra Day ini dibuat, agar para perempuan lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan payudara secara rutin, baik itu yang dilakukan sendiri yang di Indonesia dikenal sebagai langkah periksa payudara sendiri (SADARI), maupun oleh dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Gibran Kirim Bunga Ulang Tahun Megawati, PSI: Simbol Politik Persaudaraan
-
Bakal Hadiri Rakernas PSI, Jokowi Datang Sebagai Kader?
-
Wapres Gibran hingga PB XIV Hangabehi Hadiri Upacara Tingalan Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegoro X
-
Kronologi Peristiwa Tabrak Lari di Jongke Solo: Percobaan Penculikan Berujung Ricuh dan Viral
-
Atap Nyaris Ambrol hingga Disangga Pakai Bambu, Siswa SDN di Boyolali Ngungsi untuk KBM