SuaraSurakarta.id - Kasus Covid-19 masih akan menjadi fokus atau perhatian Pemkot Solo tahun 2022 mendatang.
Anggaran sebesar Rp 40 miliar pun disiapkan Pemkot untuk penanganan Covid-19 untuk tahun 2022 nanti.
"Ada Rp 40 miliar yang disiapkan untuk 2022 nanti. Kalau tahun 2021 ini anggarannya itu sebesar Rp 110 miliar," ujar anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, YF Sukasno, Selasa (12/10/2021).
Sukasno menegaskan, memang untuk anggaran penanganan Covid-19 tahun 2022 lebih rendah jika dibandingkan 2021 ini.
Karena kalau melihat kasus Covid-19 saat ini kondisinya landai dan optimis turun terus.
"Optimis dengan anggaran Rp 40 miliar untuk penanganan Covid-19 kedepan. Berharap pada 2022 nanti tidak ada lagi Refocusing, sehingga perencanaan yang sudah kita bahas bisa berjalan dengan baik," kata Ketua Komisi 3 DPRD Solo ini.
Sukasno mengatakan, dengan besaran segitu bukan berati kasus Covid-19 itu diabaikan dan tetap fokus. Kalau kurang nanti bisa melakukan refocusing lagi dan itu tidak perlu minta izin DPRD.
"Kita tetap dengan penanganan Covid-19. Kalau memang kurang bisa refocusing lagi, itu tidak izin dewan untuk potong-potong anggaran, karena itu kebijakan langsung pemkot," papar dia.
Menurutnya, kalau melihat kondisi saat ini optimis remnya turun terus. Tapi tetap harus waspada dengan memperhatikan protokol kesehatan, jangan abai.
Baca Juga: Peneliti Pakai Air Liur untuk Deteksi Infeksi Virus Corona Covid-19 pada Anak
Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tetap ada anggaran untuk penanganan Covid-19 untuk tahun depan.
"Besarannya belum saya sebutkan, sambil jalan nanti. Tidak sebanyak tahun ini," tandasnya.
Gibran menambahkan, jika kondisi saat ini sudah membaik dan tetap menjadi perhatian. Antisipasi jika ada gelombang ketiga juga sudah dilakukan dan anggaran tetap disiapkan.
"Untuk anggaran penanganan Covid-19 tahun ini masih sisa banyak. Kalau tahun depan mungkin fokus pembangunan fisik tetap dikawal," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026