SuaraSurakarta.id - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia mengatakan akan fokus mengikuti pesta olahraga multi event Asian Para Games (APG) 2022 di Hangzhou China, yang dipastikan digelar pada Oktober 2022.
Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto di Solo, mengatakan, NPC Indonesia sudah melakukan pemusatan latihan (Pelatnas) di Solo, mulai 1 Oktober untuk persiapan dua event yakni ASEAN Para Games (APG) 2022 di Vietnam dan APG 2022 Hangzhou di China.
NPC Indonesia telah menyiapkan 186 atletnya dalam Pelatnas di Solo tahun ini. Indonesia akan mengikuti 10 cabang olahraga dari 11 cabang yang dipertandingan pada ASEAN Para Games di Vietnam. Sedangkan, APG Hangzhou China mengikuti 13 cabang olahraga dari 22 cabang yang dipertandingan.
10 Cabang olahraga yang dipersiapkan NPC Indonesia dalam pelatnas di ASEAN Para Games Vietnam antara lain atletik, boccia, panahan, judo, angkat berat, dan badminton. Mereka menginap di Hotel Kusuma Sahid, Sedangkan renang, tenis meja, catur, dan goalball di Hotel Sahid Jaya Solo.
"Kami Pelatnas fokus ke event APG 2022 Hanzhou di China, tetapi sasaran antaranya ASEAN Para Games 2022 di Vietnam. Jadi di Vietnam apakah jadi digelar atau tidak, NPC Indonesia tetap jalan terus fokus ke Hangzhou China yang sudah dipastikan digelar pada bulan Oktober 2022," kata Rima dilansir ANTARA, jUMAT (8/10/2021).
Rima mengatakan pihaknya mendapat informasi akan digelarnya ASEAN Para Games Vietnam, setelah Ketua National Olympic Committee (NOC) Philipina Abraham Tolentino, yang menanyakan kepada Pemerintah Vietnam, soal waktu penyelenggaraan SEA Games karena mereka sudah menyiapkan kontingennya sebanyak 600 atlet.
Pemerintah Vietnam untuk SEA Games menyanggupi digelar pada Mei 2022. Bahkan, pernyataan itu, juga sudah meredar melalui media di Vietnam dan tentunya otomatis untuk ASEAN Para Games Vietnam diperkirakan digelar Juni 2022. Namun, informasi Pemerintah Vietnam ini, belum resmi
"Pada APG (ASEAN Para Games) di Vietnam yang diperkirakan digelar Juni 2022 itu, dari 11 cabang olahraga yang dipertandingan, Indonesia akan mengikuti 10 cabang olahraga. Indonesia tidak mengirimkan atletnya ke Vietnam hanya dari satu cabang olahraga yakni tenis kursi roda.
APG Hangzhou China akan mempertandingkan 22 cabang olahraga dan Indonesia mengikuti 13 cabang olahraga yakni ditambah cycling (bersepeda), shooting (menembak), dan lawn bowls.
Baca Juga: Jadwal Indonesia di Paralimpiade Hari Ini: Menanti Dua Emas Terakhir dari Tokyo
Pelatnas untuk APG Hangzhou China akan digelar mulai 1 Oktober 2021 hingga Oktober tahun mendatang. Jumlah atlet kemungkinan akan bertambah setelah selesainya Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua yang akan digelar tanggal 2-15 November 2021.
Atlet yang meraih medali emas masuk kelompok nomor elit Peparnas akan dimasukan ke Pelatnas Hangzhou China.
Sebanyak 23 atlet Paralimpiade Tokyo Jepang sudah masuk pelatnas dan tinggal cabang olahraga balap sepeda dan menembak akan menyusul.
NPC Indonesia memasang target dapat menempati peringkat delapan pada APG Hangzhou, setelah pada APG di Jakarta 2018 berhasil menempati peringkat lima.
Para atlet NPC Indonesia menjalani pemusatan latihan secara umum setelah mengikuti Peparnas di Papua. Atlet pelatnas hampir 90 persen diberangkatkan ke Peparnas Papua. Mereka hanya boleh ikut pada nomor elit saja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK