SuaraSurakarta.id - Wonogiri menjadi daerah yang rawan terjadi Tsunami. Masyarakat pun diminta waspada dan dapat melakukan mitigasi bencana.
Menyadur dari Solopos.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi besar di Pacitan, Jawa Timur setinggi 28 meter. Bencana tersebut diperkirakan tiba 30 menit setelah gempa.
Meskipun demikian, hal tersebut belum tentu terjadi. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadai bencana.
“Itu potensi dan belum tentu terjadi,” terangnya beberapa waktu lalu.
Dwikorita mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan di Kota 1001 Gua sejak awal tahun. Itu berkaitan dengan rekomendasi yang dikeluarkan BMKG terkait antisipasi ancaman megathrust tersebut.
Selain Pacitan, BMKG dan seumlah Lembaga penelitian Indonesia serta Australia pernah menerbitkan Kajian Nasional Bahaya Tsunami di Indonesia yang memetakan ada 25 wilayah di Indonesia yang rawan tsunami, termasuk Wonogiri di Jawa Tengah. Kajian tersebut menekankan wilayah pesisir barat Sumatra, pesisir selatan Jawa dan Nusa Tenggara Barat memiliki bahaya tsunami tertinggi.
Tsunami Wonogiri
Diberitakan Kabupaten Wonogiri termasuk daerah yang memiliki potensi tsunami dengan ketinggian antara 5,8 meter hingga 33,5 meter.
Bencana ini bisa saja terjadi jika gempa bumi besar mengguncang wilayah pantai selatan Jawa Timur, termasuk Pacitan. Jika bencana alam tersebut terjadi, kemungkinan dampak yang ditimbulkan akibt tsunami Wonogiri bisa jadi serupa dengan tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004.
Baca Juga: Pacitan Rawan Gempa dan Tsunami, Masyarakat Harus Paham Konsep Evakuasi Mandiri
Mengingat bahaya yang ditimbulkan akibat gempa bumi dan tsunami, warga di kawasan Wonogiri pun diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana tersebut. Dikutip dari Detik.com, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG) mencatat 25 wilayah rawan terkena bencana gempa bumi dan tsunami (tsunamigenik), salah yakni Kabupaten Wonogiri.
Kawasan sepanjang 7,6 km di Kecamatan Paranggupito, Wonogiri, yang berbatasan langsung dengan laut sering diterjang gelombang tinggi. Setidaknya ada enam pantai di Wonogiri yang berpotensi terdampak apabila tsunami terjadi.
Keenam pantai tersebut adalah Nampu, Waru, Kalimirah, Sembukan, Klotok, dan Dadapan. Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan jarak antara bibir pantai dengan permukiman penduduk di Pantai Nampu sekitar 500-600 meter. Kondisi itu diwaspadai meskipun permukiman penduduk terlindung oleh tebing-tebing pantai yang tinggi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku
-
Solo Disebut Urutan Kedua Kasus HIV/AIDS di Jateng, Ini Respon Respati Ardi
-
Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang
-
Daya Beli Masyarakat Ambyar, Penjualan Hewan Kurban di Kota Solo Turun 20 Persen
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada