SuaraSurakarta.id - Seorang ustaz berinisial M memukul santri di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pelaku sudah diamankan polisi Demak dan ditetapkan menjadi tersangka. M sudah mengakui perbuatannya.
Akibat kekerasan yang dilakukan M, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya kepala, pipi, punggung, dan perut. Polisi telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Demak untuk memberikan pendampingan secara psikis.
"Kami sudah memeriksa pelaku. Pelaku mengaku dan membenarkan kejadian tersebut,” kata Kapolres Demak AKBP Budy Adhy Buono dalam laporan Jatengnews, Senin (6/9/2021).
Kasus kekerasan tersebut terungkap setelah video peristiwanya viral.
Video menggambarkan tokoh seorang ustaz menganiaya sejumlah santri di dalam ruangan. Terdengar suara "plak" ketika santri ditampar. Ustaz ketika itu diduga sedang marah.
“Tersangka, untuk status daripada pelaku tersebut. Ancaman hukumannya, karena kami menerapkan Undang-Undang Perlindungan Anak dan KUHP, jadi ancaman hukumannya tiga tahun enam bulan,” kata Budy.
Berita Terkait
-
Aldi Taher Akhirnya Klarifikasi! Jargon "Semua Milik Allah" Disentil Ustaz, Ini Penjelasannya
-
Aldi Taher Ditegur Ustaz Abu Takeru soal Kalimat 'Semuanya Milik Allah', Reaksinya Bikin Salut
-
Polemik Pendiri Animasi Nussa Rarra Masih Berlanjut, Nama Ustaz Felix Siauw Ikut Terseret
-
Cara Unik Ustaz Solmed Ucapkan Ultah pada April Jasmine, Bawa-Bawa Harga BBM
-
Viral Bocah 9 Tahun Dibanting Ustaz di Musala, Dituduh Bikin Lecet Mobil Kiai
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler
-
Melalui Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
-
Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi: Sempat Putus Sekolah, Hobi Tawuran
-
Berkat MBG, Pembudidaya Ikan Semangat Bekerja: Karena Pasti Laku!
-
Anak Orangtua Difabel Peroleh Pendidikan Gratis di Sekolah Rakyat: Dapat Makanan dan Pakaian