SuaraSurakarta.id - Polisi Surabaya mengantisipasi keributan antar geng setelah terjadi tawuran antar kelompok pemuda di Sukomanunggal baru-baru ini.
Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan mengatakan akan menindak siapapun yang terlibat keributan.
“Apakah itu oknum masyarakat atau pelajar, jika ada informasi meresahkan pasti kami tindak,” kata Yusep dalam laporan Beritajatim.
Polisi membutuhkan laporan masyarakat untuk mengetahui akan ada tawuran.
“Antisipasinya dengan respon informasi, jika masyarakat melihat mendengar aksi itu segera diinfokan pada 110 atau 112, pasti kami tindak guna menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat Surabaya,” kata dia.
Yusep juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga lingkungan, saling peduli, dan saling memberikan informasi.
“Dimasa pandemi ini kita harus saling mengisi dan saling menjaga bukan hanya pada prokes, tapi juga kamtibmas. Bagi masyarakat supaya peduli dan perhatian kepada sesama guna menciptakan Surabaya yang aman,” katanya.
Berita Terkait
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin
-
Ribuan Warga Solo Serbu Meet & Greet Harusnya Horror, Reza Arap: Senang Banget!