Seorang penjual emas di pinggir jalan sedang menunggu pelanggan di kawasan Coyudan, Solo. [Suara.com/Budi Kusumo]
"Hampir setiap hari ada mas yang menjual. Ya Alhamdulilah setiap kali transaksi deal, keuntungan kita 10%", jelasnya.
Irma sendiri menjadi jasa jual beli emas di kawasan padat hiruk pikuk perekonian Kota Solo ini, mengaku sudah belasan tahun.
Selain Irma, dikawasan jantung Kota Solo tersebut juga banyak yang menjadi jasa jual beli emas kaki lima yang hanya berteduh menggunakan payung.
Disini mereka setiap hari hanya menunggu pelanggan atau orang yang ingin menjual perhiasan emasnya, tentu dengan cara tawar menawar harga jual.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang
-
Daya Beli Masyarakat Ambyar, Penjualan Hewan Kurban di Kota Solo Turun 20 Persen
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Warga Solo Merapat! Grebeg Besar Karaton Kasunanan Surakarta Sambil Cek Kesehatan Gratis