Haris Azhar minta pejabat terkait diperiksa
Sebaliknya, Haris Azhar justru meminta agar pejabat terkait yang mempanggungkan sumbangan Rp2 T itu diperiksa. Sebab merekalah yang dinilai salah dalam persoalan ini.
Sebab pejabat tersebut dianggap meladeni sesuatu tanpa kehati-hatian, serta memubazirkan waktu dan tenaganya.
“Harusnya kan dari awal dicek, pertama bantuannya apa, kedua lewat cara apa. Dari dua pertanyaan tadi akan bertemu satu jawaban siapa dari pihak negara yang boleh menerima,” katanya.
Sementara yang terjadi sebaliknya, terlihat klise. Belum ada tanda pelacakan, justru sudah ada upaya perhelatan besar di atas panggung. Dan setelah itu, baru dicek kalau ternyata tak ada duitnya.
“Makanya kalau yang harus diperiksa itu Polisinya, main bikin panggung saja. Apakah memang sekarang lagi ada wabah manggung, apakah ada kesepakatan-kesepakatan? Jangan-jangan ada unsur pidana menyelipkan saat transfer uang,” katanya.
“Merekalah yang harus diperiksa, kenapa kamu nongol, apa yang kamu tahu soal acara ini. Kamu sudah punya bahan apa saja sampai terima sumbangan ini. Sebaliknya kalau (keluarga) Akidi yang dibebankan, berarti itu bukan Polisi beneran,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026