SuaraSurakarta.id - Bantuan sosial untuk penanganan Pandemi Covid-19 dari keluarga Akidi Tio terus mendapat sorotan. Sebab, nilai sumbangannya cukup fantastis.
Namun demikian, bantuan tersebut hingga kini belum juga ada wujudnya. Malah anak Akidi Tio, Heriyanti Tio nyaris mausuk bui karena sempat ditetapkan sebagai tersangka penipuan donasi tersebut.
Kemudian yang menjadi pertanyaan, jika sumbangan itu gagal diberikan, akankah anak Akidi Tio, Heriyanti Tio bisa dipenjarakan?
Dilansir dari Hops.id, Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar bersikeras mengatakan kalau anak Akidi Tio, Heryanti Tio, yang menyumbangkan donasi prank Rp2 triliun untuk mengatasi covid tak bisa dipidana.
Hal ini untuk menjawab tekanan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang meminta agar anak Akidi Tio dihukum tegas karena telah menimbulkan kegaduhan.
Walau banyak pihak juga menyebut ini merupakan kasus penipuan, tidak seperti halnya yang disampaikan Haris Azhar.
Haris Azhar mengatakan tak ada unsur penipuan dari apa yang dijanjikan untuk disumbangkan oleh anak Akidi Tio. Sejumlah analogi pun kemudian dia kemukakan. Seperti apa?
Haris Azhar: Anak Akidi Tio bukan menipu
Menurut Haris Azhar, ini bukan disebut penipuan karena keluarga Akidi Tio termasuk sang anak, tidak dalam situasi memiliki kewajiban memberikan sesuatu kepada pihak lain dalam hal ini negara.
Baca Juga: Sumbangan Fiktif Keluarga Akidi Tio, IPW: Kapolda Sumsel Bisa Terseret Kasus Berita Bohong
“Kalau saya lihat ini kan tindakan sosial kerangkanya, sumbangan, kesukarelaan. Kecuali misalnya dia ada dalam satu hubungan entitas tertentu misal kepada negara, yang mana ada keterikatan, ada kewajiban satu dengan lain dan apabila tidak terpenuhi itu disebut penipuan,” kata Haris Azhar saat diskusi secara daring, dikutip Rabu 4 Agustus 2021.
Dalam kasus ini, Haris Azhar justru menilai niat menyumbang bukanlah janji. Sehingga, pihak yang hendak menyumbang bisa mengirim maupun tidak jadi mengirim sumbangan tersebut.
Dengan demikian, seharusnya tidak ada jeratan hukum untuk perkara tersebut lantaran itu bukan janji yang terikat dan hanya seremonial.
“Kenapa urusan begini dipidana, itu bodohnya pemerintah kenapa percaya percaya saja,” kata Haris.
Menurutnya, sumbangan ini berkaitan dengan kesukarelaan. Jadi Haris Azhar tegaskan, anak Akidi Tio bukan masuk dalam ranah penipuan.
“Anak Akidi tidak dalam satu posisi kewajiban, belum bisa dipidana, menurut saya keliru kalau sampai ke sana,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Prabowo Lantik Pejabat Sore Ini, Wamenkeu Suahasil Tiba di Istana dan Bakal Gantikan Purbaya?
-
Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026