SuaraSurakarta.id - Dinas Perdagangan (Disdag) Solo mencatat, sebanyak 21.000 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan sejenisnya akan menerima bantuan sosial (Bansos). Bantuan itu bersumber dari APBD.
“Sebanyak 21.000 pelaku usaha PKL kami usulkan dapat bansos dari APBD. Jumlah itu berdasarkan pendataan Disdag Solo,” ujar Kepala Disdag Solo Heru Sunardi, Sabtu (24/07/2021), dikutip dari timlo.net-Jaringan Suara.com.
Ia menyampaikan, mereka yang menerima bantuan ini diantaranya karyawan PKL, pedagang yang kiosnya ditutup, dan karyawan kios tempatnya bekerja ditutup. Status identitas bukan warga Solo juga akan mendapatkan.
“Mereka bukan warga Solo, tetapi bekerja di Solo. Selama PPKM Darurat mereka tidak bisa bekerja karena tempat usahanya non esensial,” katanya.
Namun demikian, keputusan warga luar Kota Solo untuk bisa mendapatkan bantuan tergantung pada putusan Pemkot Solo. Ia mengaku hanya bertugas melakukan pendataan saja.
Ia menambahkan, saat ini sebanyak 15 pasar non esensial belum dibuka selama PPKM Level 4. Pedagang yang tidak dapat berjualan akan diberikan keringanan retribusi.
“Tugas kami hanya mendata yang terdampak PPKM Darurat. Keputusan akhir ada di tangan Pemkot Solo,” lugasnya mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Rusak Parah di Sragen Akhirnya Diperbaiki hingga Rp38,2 Miliar
-
Didit Prabowo Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo, Ada Apa?
-
Kritik Pedas Program MBG hingga Koperasi Desa, Mahasiswa Beri Ultimatum 7x24 Jam ke Pemerintah
-
Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Bawa Buku 'Otentifikasi Ijazah'
-
Malam Satu Suro di Keraton Solo Memanas: Dua Kubu Keluarga Keraton Terlibat Adu Mulut!