SuaraSurakarta.id - Kabar baik datang dari Kabupaten Wonogiri. Wilayah tersebut kini keluar dari zona merah Covid-19.
Menurunnya kasus Covid-19 di Wonogiri ternyata hasil dari Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat.
Tidak masuknya Wonogiri dalam zona merah dapat dilihat di web resmi Satgas Penanganan Covid-19 Nasional. Wonogiri sudah tidak masuk zona merah atau risiko tinggi. Saat ini Wonogiri turun dan masuk zona oranye atau risiko sedang dalam persebaran Covid-19.
Dilansir dari Solopos.com, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo bersyukur atas turunnya status persebaran Covid-19 dari zona merah ke zona oranye. Hal itu merupakan hasil ikhtiar bersama seluruh pihak dan elemen yang ada di Wonogiri.
“Tidak hanya kerja keras jajaran kami. Ini juga karena kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan sejumlah kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Termasuk yang terbaru penerapan PPKM darurat,” kata dia kepada wartawan, Rabu (7/7/2021).
Pria yang akrab disapa Jekek itu mengatakan, penerapan PPKM darurat memiliki efek yang cukup signifikan dalam menekan kasus Covid-19. Terutama mengubah perilaku masyarakat yang kini lebih patuh dalam menghadapi pandemi yang hingga kini masih berlangsung.
“Kami beri apresiasi kepada seluruh pihak yang berjuang menangani pandemi ini. Mulai dari sukarelawan, tenaga kesehatan [nakes], Satgas Penanganan Covid-19 di seluruh tingkatan serta ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga,” ungkap dia.
Pada Selasa (6/7/2021), terdapat penambahan 172 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri. Menurut Jekek, penambahan yang cukup banyak itu merupakan hasil tracing kasus yang sebelumnya sudah ada di Wonogiri.
“Kami berkomitmen penambahan kasus baru bisa ditekan agar status zona risiko di Wonogiri bisa semakin membaik. Langkahnya dengan memperketat kebijakan yang ada di setiap daerah. Ketua RT, Ketua RW dan Satgas di tingkat kecamatan bisa lebih intens memberi pendampingan dan pengawasan kepada masyarakat,” ujar dia.
Baca Juga: Jangan Kendor! Jumlah Desa Zona Merah di Kudus Semakin Berkurang
Jika pendampingan dan pengawasan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan kesadaran kolektif, Jekek meyakini status zona persebaran Covid-19 bisa dikendalikan.
“Status zona risiko Covid-19 sangat fluktuatif. Pola penularannya sangat cepat dan tidak bisa diprediksi. Saya memohon kepada masyarakat agar punya komitmen dan saling mengingatkan sekaligus menguatkan agar Wonogiri bisa menuju kondisi yang lebih baik,” kata Jekek.
Berdasarkan web resmi Pemkab Wonogiri, hingga Selasa (6/7/2021) pukul 21.00 WIB, secara kumulatif kasus Covid-19 di Wonogiri mencapai 6.471 orang, dengan kasus aktif sebanyak 708 kasus.
Rinciannya 409 orang dirawat di rumah sakit dan 299 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan pasien yang telah sembuh mencapai 5.288 orang. Pasien yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak 475 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas
-
NICE Gelar 55 Event, Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Baru
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud