SuaraSurakarta.id - Pandemi Covid-19 di Indonesia belum ada tanda-tanda akan berakhir. Belum lagi munculnya varian baru membuat penyebaran virus kian cepat dan meningkatkan risiko kematian orang-orang yang terinfeksi tanpa mengenal usia.
Untuk itu, peran serta berbagai pihak diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Termasuk Senkom Mitra Polri Kota Surakarta yang turut menjadi petugas dan relawan tracer.
Sebanyak 30 anggota Senkom Mitra Polri Kota Surakarta mewakili lainnya mendapat pembekalan sebagai tracer di Pendopo Kelurahan Manahan, Banjarsari, Senin (27/6/2021). Total ada 200 anggota yang akan terjun ke lapangan.
Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, Kevin Fabiano memaparkan, menjelaskan seluruh anggotanya lebih dulu mendapatkan pelatihan mengenai tugas tracer sebelum terjun ke lapangan.
Sejumlah pembekalan yang disampaikan diantaranya teknis tracing, metode wawancara, pencegahan dini untuk mengantisipasi terpaparnya korona, dan lain sebagainya.
"Kita setelah ini akan berkoordinasi dengan DKK agar bisa mengakses siapa yang terpapar korona dan sejauh mana tracingnya," kata Kevin kepada awak media.
Dia memaparkan, anggota Senkom Mitra Polri Surakarta memaparkan, setiap kelurahan akan dikirimkan sejumlah personel untuk mempercepat pendeteksian melalui aplikasi yang dibuat oleh Dinas Kesehatan.
"Para anggota Senkom yang dapat melakukan tracing, tentunya akan dilaporkan ke DKK sebagai pemangku kebijakan," ujar dia.
Sementara itu, Kasat Binmas Polresta Surakarta Kompol Febriyani Aer menambahkan, pelatihan untuk kesiapan tracer sangat diperlukan guna mencegah para tenaga sukarelawan terpapar virus corona.
Dia menambahkan pembentukan sukarelawan berdasarkan petunjuk dari Mabes Polri guna membantu Pemerintah guna mempercepat pendeteksian masyarakat yang terpapar virus corona.
Baca Juga: Sambangi Posyan Solo, Ketum Senkom Apresiasi Polisi Amankan Lebaran
"Selama ini, anggota kepolisian yang melakukan tracing hanya dari Bhabinkamtibmas yang bertugas di PPKM Mikro. Padahal wilayah tugasnya luas, sehingga perlu ada tambahan personel. Anggota Senkom yang nantinya menjadi garda terdepan dalam mendeteksi warga yang terpapar Covid-19," tegas Febri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNS 2026: Bisa Setara Harga Mobil, Ini Rinciannya!
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
-
Pasbata Pasang Badan: Sebut Kampanye Hemat Energi Gubernur Jateng Tak Perlu Disudutkan
-
Ekonomi Syariah Menguat, Kawasan Terpadu Mulai Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Baru