SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan jika gelaran turnamen Piala Walikota tetap terlaksana. Persiapan terus dilakukan hingga waktu pelaksanaan 29 Juni hingga 4 Juli di Stadion Manahan Solo.
"Piala walikota akan digelar 29 Juni nanti. Besok, rencana akan kita rapatkan," terang Gibran, Rabu (23/6/2021) sore.
Gibran menegaskan, jika gelaran Piala Walikota akan tetap digelar sesuai jadwal. Memang ada tim yang mundur dari Piala Walikota, tapi itu tidak masalah.
"Untuk tim yang mundur sudah ada penggantinya, tenang saja. Rencananya tim yang mundur mau diganti Sriwijaya FC, tapi nunggu dirapatkan dulu ya," kata dia.
Informasinya untuk tim yang mundur dari Liga 2 yakni Dewa United. Mereke mundur dengan alasan melonjaknya kasus Covid-19 yang terus meningkat.
Sebelumnya Piala Walikota akan digelar pada 20-26 Juni 2021, tapi diundur 29 Juni hingga 4 Juli nanti.
Penundaan ini dilakukan karena kasus Covid-19 di Jawa Tengah meningkat drastis. Apalagi ada instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan hasil rapat koordinasi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan Wakapolda Jateng untuk mengurangi aktivitas yang melibatkan kerumunan.
"Penundaan ini hasil instruksi dan koordinasi bersama. Kasus Covid-19 di Jateng sedang tinggi, jadi kita mengurangi kerumunan dulu," paparnya.
Menurutnya, panitia penyelenggara telah berkoordinasi secara intensif dengan Pemkot, kepolisian, dan Satgas Covid-19 di Jateng dalam pengambilan keputusan penundaan turnamen pra musim ini.
Baca Juga: Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Makam Cemoro Kembar, Gara-gara Kasus Perusakan?
"Penundaan ini sudah kita infokan ke peserta dan mereka tidak masalah," sambungnya.
Semua pihak mendukung penundaan Piala Walikota ini. Karena ini sebagai upaya pencegahan penularan virus dan menekan angka kasus Covid-19.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok