SuaraSurakarta.id - Kasus perusakan makam di TPU Cemoro Kembar di Kampung Kenteng Kelurahan Mojo Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, diduga memanfaatkan kelengahan penjaga.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Kepala Kelurahan Mojo, Margono usai melalukan koordinasi dan komunikasi dengan warga sekitar makam.
"Sebenarnya di sini ada yang jaga. Kejadian ini mungkin ketika penjaganya lengah," kata Margono, Selasa (22/6/2021).
Margono memaparkan, dari keterangan yang dia dapat ada sekitar 10 anak yang melakukan perusakan. Aksi itu dilakukan mereka ini terjadi pada Rabu (16/6/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pascakejadian, lanjut dia, akhirnya pihak kepolisian melakukan mediasi antara petugas makam, dan pengasuh tempat pendidikan, serta jajaran kelurahan.
"Pengasuh salah satu ustaznya sanggup memperbaiki atas tindakan anak anak asuhnya," ujarnya.
Ditambahkan Margono, para anak ini berasal dari luar yang menimba ilmu di Kelurahan Mojo. Mereka belajar di salah satu rumah tak jauh dari makam tersebut.
Meski demikian, dia mengaku tidak ada laporan sebelumnya bahwa di lokasi itu terdapat tempat untuk belajar mengajar. Para murid berusia antara 3 samoai 13 tahun.
"Saya tidak tahu itu sekolah, bimbingan belajar, atau apa. Tidak pernah lapor ke kelurahan. Tapi katanya anak-anaknya memperdalam ilmu agama," tambahnya.
Baca Juga: Gara-gara Ini, Gibran Marah Besar Sampai Ingin Menutup Sekolah
"Totalnya ada sekitar 25 orang. Status rumah yakni mengontrak selama 2 tahun tapi baru ditempati selama 10 bulan terakhir," kata Margono.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bisa Beli Motor Berkat Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Berdoa Kelak Ketemu Prabowo
-
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Pengacara Penggugat Ijazah Jokowi Ungkap Alasan Rismon Berbelok, Sudah Habiskan Uang Rp600 Juta?
-
Jokowi Tegaskan Maafkan Rismon, Soal Restorative Justice Diserahkan ke Kuasa Hukumnya