Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, mengakui aparat Polri dan TNI sengaja diterjunkan untuk mengawal swab massal terkait klaster lamaran di Brangkal itu supaya tidak ada penolakan dari warga. Swab massal tersebut digelar secara acak dari tiga RT di Desa Brangkal.
Sebelumnya sudah ada 12 warga yang dinyatakan positif corona dari klaster lamaran calon pengantin ke Wonogiri. Kapolres mengaku sudah berkoordinasi dengan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, untuk mengajak warga yang positif corona mengikuti isolasi mandiri di Gedung Technopark Ganesha Sukowati.
Tidak Boleh Isolasi Mandiri Di Rumah
Demi menghindari potensi persebaran virus yang tidak terkendali, Pemkab Sragen tidak mengizinkan warga yang positif corona mengikuti isolasi mandiri di rumah.
“Keuntungan bisa lakukan isolasi secara terpusat di Technopark, kesehatan warga akan termonitor. Mereka dalam penjagaan ketat, dibagi tiap klaster dan tidak tersebar,” papar Yuswanto Ardi.
Baca Juga: Usai Klaster Takziah dan Pabrik Tas, Belasan Santri di Playen Positif Covid-19
Saat ini, sebagian besar warga yang positif corona di Sragen sudah menjalani isolasi mandiri di Gedung Technopark. Hanya ada satu warga Desa Brangkal yang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Gemolong.
“Anggota Polri dan TNI siap menjemput warga bila tidak mau isolasi mandiri di Techopark. Kami sudah standby. Tapi, alhamdulillah, warga [Brangkal] sudah tumbuh kesadaran. Para tokoh masyarakat juga turut membantu. Mereka bisa menjelaskan alasan warga harus menjalani isolasi mandiri secara terpusat di Technopark,” ujar Kapolres.
Berita Terkait
-
Guru Gus Miftah Bukan Sosok Sembarangan, Hingga Dapat Julukan Wali
-
Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO
-
Siapa Fandi Ahmad? Bintang Timnas Indonesia U-17 Asal Sragen yang Diseret Pemain Kuwait
-
Tragis! Mendadak Roboh usai Dadanya Dipukul, Remaja Tewas saat Latihan Bela Diri di Halaman SD
-
Sosok Habib Jafar Shodiq, Ulama Kharismatik yang Wafat dalam Kecelakaan Maut Tol Sragen
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri