SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memastikan jika gelaran Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota digelar dengan protokol kesehatan (prokes) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat.
Gibran meyebut, pelaksanaan Piala Wali Kota dipastikan bisa berlangsung dengan aman, pemain dan staf bisa setelah even selesai bisa kembali ke daerah asal dengan sehat.
"Kita ingin menunjukkan bahwa yang namanya even-even olahraga seperti ini bisa tetap terselenggara meski di tengah pandemi. Gibran ingin mengulang kesuksesan Piala Menpora kemarin dengan Piala Wali Kota. Jadi dipastikan prokes dan SOPnya ketat," terang Gibran, saat ditemui di Balaikota Solo, Jumat (11/6/2021).
Nantinya pemain akan di swab antigen saat masuk ke Stadion Manahan Solo. Kebanyakan pemain itu sudah di vaksin, karena itu sebagai syarat untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bergulir.
"Kita pastikan nanti teman-teman yang lain juga divaksin. Kita pastikan aman, SOP sama seperti waktu Piala Menpora kemarin. Jadi datang dalam keadaan sehat, pulang juga dalam keadaan sehat," ungkap dia.
Putra sulung Presiden Jokowi ini juga memastikan Piala Wali Kota digelar tanpa penonton. Warga bisa menyaksikan di rumah lewat televisi, karena akan disiarkan langsung oleh salah satu televisi swasta.
"Mohon maaf sekali lagi Piala Wali Kota masih tanpa penonton. Warga bisa menonton di rumah lewat televisi. Saya harap suporter tidak datang, kalau nekat kita tidak dibolehkan masuk ke area stadion," sambungnya.
Gelaran Piala Wali Kota ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kota (pemkot) Solo untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi.
Karena even olahraga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga Solo, saat Piala Menpora kemarin juga berdampak bagi perekonomian di Solo.
Baca Juga: Hari Ini Ulang Tahun Pernikahan Gibran-Selvi, Warganet Malah Sentil Kaesang
Salah satunya hotel untuk penginapan bagi tim-tim yang berlaga di Piala Wali Kota. "Ini salah satu komitmen Pemkot untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi di Kota Solo," katanya.
Gibran menambahkan, jika Piala Wali Kota untuk pemanasan tim-tim Liga 1 dan Liga 2 yang akan berlaga di kompetisi resmi. Kan banyak tim-tim yang baru membeli pemain atau ganti manajemen, ini merasa bagaimana sebuah pertandingan sepak bola profesional.
"Ini sebagai pemanasan untuk berlaga di kompetisi Liga 1 dan Liga 2," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!