SuaraSurakarta.id - PT Persis Solo Saestu mengklarifikasi pernyataan Michelle Kuhle yang diberhentikan sebagai public relations. Hal itu ternyata menindaklanjuti surat pengunduran diri yang pernah dikirimkan Michelle kepada Direktur Utama Kaesang Pangarep.
"Hal tersebut menindaklanjuti surat pengunduran diri (formal resignation letter) yang pernah dikirimkan oleh Michelle Kuhnle kepada Kaesang Pangarep selaku Direktur Utama, melalui surel pada 14 April 2021," kata Media Officer PT Persis Solo Saestu Bryan Barcelona, dilansir dari ANTARA di Solo, Rabu (26/5/2021).
Keputusan tersebut, kata Bryan, telah disampaikan oleh divisi Human Resource Division (HRD) Persis Solo, dan setelah melakukan koordinasi dengan divisi media dan jajaran manajemen untuk diproses pada Jumat (21/5/2021).
Akan tetapi, kata Bryan, surat pengunduran diri dari Michelle kepada Direktur Utama tersebut tidak pernah disampaikan secara resmi kepada divisi terkait, yaitu media dan HRD Persis Solo.
Bryan menjelaskan terkait kewajiban Persis Solo atas pemenuhan hak-hak Michelle Kuhnle selaku karyawan, sudah dilakukan sesuai dengan prosedur. Michelle pada Maret menerima gaji prorate sebesar Rp1,3 juta dengan durasi 14 hari kerja.
Sedangkan, Michelle pada Mei dia menerima gaji penuh sebanyak Rp2,4 juta. Pernyataan ini, sekaligus menampik rumor di media, yang mengatakan bahwa Persis membayar gaji Rp1,2 juta untuk Maret dan Rp1,4 juta untuk April.
Sedangkan, untuk gaji bulan Mei, Michelle akan menerima gaji penuh Rp2,4 juta pada tanggal penerimaan gaji karyawan yaitu 27 Mei mendatang.
Perlu diketahui, Michelle juga masih membawa kontrak kerja yang seharusnya ditandatangani dan dikembalikan kepada HRD.
Karena dalam kontrak kerja, ada dua rangkap perjanjian yang ditandatangani oleh Manajemen Persis sebagai pihak pertama dan Michelle sebagai pihak kedua.
Baca Juga: Michelle Kuhnle Sebut Manajemen Persis Solo Tak Profesional
Michelle belum memberikan tanda tangan pada kontrak kerja yang dibubuhi tanda tangan bermaterai dari pihak pertama, dan HRD belum menerima kembali kontrak kerja yang dibubuhi tanda tangan bermaterai dari pihak kedua.
Alasannya, kontrak masih ingin dipelajari dan dikonsultasikan dengan keluarga namun hingga sekarang belum dikembalikan kepada HRD.
Selain itu, manajemen secara keseluruhan juga memiliki penilaian terkait performa dan kinerja harian Michelle selama di lingkungan kerja Persis Solo.
Salah satu aktivitas yang dilakukan untuk menilai performa pegawai, adalah audit yang dilakukan secara berkala oleh koordinator divisi dan jajaran manajemen.
Sehingga, bisa disimpulkan bahwa tidak ada faktor personal dibalik keputusan yang diambil oleh manajemen Persis.
Public Relations (PR) Persis Solo Michelle Kuhnle sebelumnya menyebutkan dirinya yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dengan diberhentikan secara sepihak dari manajemen PT Persis Solo Saestu itu, meminta agar nama baik dan harga dirinya kembalikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan Sekadar Pelengkap, Asbanda Dorong BPD Jadi Kekuatan Utama Pengelola Dana Daerah
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNS 2026: Bisa Setara Harga Mobil, Ini Rinciannya!
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
-
Pasbata Pasang Badan: Sebut Kampanye Hemat Energi Gubernur Jateng Tak Perlu Disudutkan