SuaraSurakarta.id - Hampir dua tahun berjalan, kasus kecelakaan tabrak lari di Flyover Manahan belum juga menemui titik terang siapa penabrak yang menewaskan Retnoning (54).
Seperti diketahui, warga Serengan itu ditabarak sebuah mobil, 1 Juli 2019 malam. Sempat mendapat perawatan, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Belum adanya titik terang membuat Lembaga Pengawalan Penegakan dan Pengawasan Hukum Indonesia (LP3HI) kembali mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kapolri dan Kapolresta Solo.
Ketua Lembaga Pengawalan Penegakan dan Pengawasan Hukum Indonesia (LP3HI), Arif Sahudi, mengatakan gugatan praperadilan dilayangkan lantaran hingga kini belum juga ada kejelasan terkait kasus tabrak lari itu.
Surat gugatan telah disampaikan melalui Pengadilan Negeri (PN) Solo pada Senin (17/5/2021) siang.
"Sampai sekarang belum ada kejelasan mengenai siapa pelakunya maupun sampai di mana penyelidikan atas kasus itu," kata Arif Sahudi dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Rabu (19/5/2021).
Arif mengatakan ini adalah gugatan praperadilan kali keenam yang dilayangkan LP3HI atas kasus tabrak lari flyover Manahan, Solo, tersebut. Terakhir LP3HI melayangkan gugatan pada Desember 2020 lalu.
"Hal ini dilandasi semangat tidak patah semangat melakukan gugatan. Kami hanya minta tiga asas hukum yakni keadilan, kepastian, dan kemanfaatan. Jangan sampai keluarga korban diombang-ambingkan, perkara ini ke mana?" ujar dia.
Arif mengatakan selama ini keluarga korban kerap bertanya-tanya namun tidak mendapat jawaban yang jelas. "Ini ada peristiwa, ada korban, tapi perkaranya antara jalan dan tidak jalan, tidak jelas," imbuh Arif.
Baca Juga: Jenazah Terpental ke Jalanan, Detik-detik Ambulans Tabrakan di Depan Polda
Lebih lanjut, Arif mengatakan targetnya adalah 10 kali gugatan praperadilan atas kasus tabrak lari flyover Manahan, Solo, sebagai bahan untuk maju ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tujuannya ke MK adalah agar ada pembaruan hukum jika kepolisian tidak mampu menangani ada proses kontrol ke MK.
Suami Retnoningtri, Marthen Jelipele, yang ikut ke PN Solo untuk mendaftarkan gugatan praperadilan, Senin, mengatakan hanya berharap segera ada kejelasan mengenai kasus tabrak lari yang menewaskan istrinya hampir dua tahun lalu.
"Keluarga saya, termasuk yang di Wamena, terus bertanya kasusnya sudah sampai mana, kapan selesaianya. Tapi jawaban kepolisian sedang penyelidikan, sedang penyelidikan, tidak ada perubahan," ujarnya.
Ditanya apa yang akan ia lakukan jika pelaku tabrak lari di flyover Manahan Solo itu tertangkap, Marthen mengatakan ia akan meminta keadilan. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum sehingga proses hukum kasus itu harus tetap berjalan.
Berdasarkan catatan Solopos.com, Retnoningtri menjadi korban tabrak lari oleh pengendara mobil di flyover Manahan Solo pada 1 Juli 2019 dini hari. Saat itu, Retno dalam perjalanan sehabis mengantar anaknya ke Terminal Tirtonadi mengendarai sepeda motor.
Akibat peristiwa itu, Retnoningtri meninggal dunia. Detik-detik kecelakaan itu terekam kamera CCTV di flyover tersebut. Pengendara mobil yang melaju dari arah selatan langsung kabur ke arah Manahan setelah bertabrakan dengan sepeda motor Retnoningtri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Presiden Prabowo Kirim Bunga Anggrek Unggu Kesukaan Jokowi di Ulang Tahunnya, Ini Pesannya
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo
-
Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta