SuaraSurakarta.id - Kisah inspiratif bisa datang dari semua orang. Termasuk wanita asal Menangan, Kecamatan Serengan, Kota Solo bernama Anna Silvia.
Wanita cantik berusia 27 tahun itu mampu melanglang buana keliling dunia karena setelah bekerja di maskapai penerabangan Emirates Airlines.
Sebelum berada di posisi ini, lulusan SMAN 1 Solo itu lebih dulu melewati jalan berliku. Bahkan dirinya sempat tak yakin bisa mewujudkan mimpinya itu.
Menurutnya, saat itu mimpi ke luar negeri itu cukup mustahil mengingat di lingkungannya, gadis seusianya harus segera menikah.
Selain itu, keluarga Anna yang super religius juga menjadi tantangan tersendiri. Tak pelak, dia malah diejek oleh lingkungannya saat ingin pergi ke Malaysia.
“Dari awal ke luar negeri saya bangun dari nol dan saya membiayai diri sendiri. Meskipun keluarga saya terbilang mampu. Mimpiku adalah tanggung jawabku. Saya tidak ingin jadi beban, saya memutuskan mencari beasiswa sejak di kampus,” ungkap Anna, Kamis (5/2/2021).
Namun, cita-cita alumnus Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itu cukup besar. Salah satunya mengunjungi tiga kota di tiga negara berbeda, yakni Napoli di Italia, Istanbul di Turki, dan Dubai di UEA.
Saat kuliah, Anna bergabung dengan organisasi pertukaran pelajar, AISEC. Dari situ ia berhasil mewujudkan mimpinya mengunjungi Italia pada akhir masa perkuliahan. Selama di Italia pada Mei hingga Juli 2013, ia dibiayai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Kunjungan ke Italia itu pun membuka pandangannya untuk berkeliling dunia. Setelah lulus kuliah, ia mengikuti program work away. Program itu membawanya ke negara impian ke dua yakni, Turki.
Baca Juga: Kaesang Minta Dibuatkan Lagu untuk Persis, Aldi Taher Singgung Honor
Di Istanbul, Turki, ia magang berbagai pekerjaan yang tak biasa ia lakukan. Dari magang itu, ia memperoleh tempat tinggal dan makan gratis meskipun tanpa digaji selama tiga bulan pada September 2016.
"Kunjungan ke dua ke negara impian semakin mendorong saya untuk berkeliling dunia. Saya akhirnya mendaftar jadi pramugari Qatar Airways di Singapura pada 2017,” paparnya.
Perempuan asal Solo itu pun diterima sebagai pramugari Qatar Airways dan bekerja di Qatar. Dari sana ia mencari peluang lain dan mendapat informasi Emirates Airline, maskapai dari negara ketiga di daftar cita-citanya, UEA, membuka perekrutan.
"Saat itu open recruitment di Jakarta, cukup terkejut dengan jumlah peserta yang mencapai 2.000-an orang dari seluruh dunia. Hanya empat orang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan yang diterima Emirates Airline. Saya termasuk yang berangkat ke Dubai," ujarnya.
Anna bercerita diterima di Emirates Airline pada percobaan pertama. Padahal saat berusia 18 tahun dara asal Solo itu pernah mendaftar sebagai pramugari di maskapai besar Indonesia, namun ditolak. Ia mengakui kurang persiapan.
“Mimpi itu akhirnya jadi nyata. Padahal sering kali saya disepelekan. Saya berangkat dari Solo, dan merasakan mimpi itu jadi nyata,” paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa