SuaraSurakarta.id - Masjid Joglo Baitul Makmur yang berada di Jl Penggung-Jatinom KM 2, Klaten memang tampak tidak seperti masjid pada umumnya. Dengan gaya arsitektur jawa masjid tersebut terlihat unik dan njawani.
Masjid yang berada di Tegalsari, Kunden, Karanganom ini sengaja dibiarkan terbuka alias tanpa tembok. Maka terkesan seperti rumah jawa pada umumnya.
Dilansir dari Solopos.com, Salah satu pengurus sekaligus Bendahara Masjid Joglo Baitul Makmur, Salimin alias Salim, 49, mengatakan masjid di atas lahan seluas 1.030 meter persegi tersebut merupakan hasil wakaf dari seorang pensiunan di desanya, H. Karyawan Hari Soesetyo.
Masjid Joglo Baitul Makmur selesai dibangun sekitar enam tahun lalu. Selain berdesain joglo yang didominasi dari kayu jati, masjid tersebut berkonsep terbuka.
Baca Juga: Belasan Santri di Klaten Tertular Covid-19, Ini Kronologinya
Bangunan masjid itu berbeda dengan masjid pada umumnya di Tanah Air karena tak ada tembok sama sekali.
"Bangunan masjid ini yang mendesain dan membangun Pak Karyawan Hari Soesetyo sendiri [sudah diwakafkan, 1 Mei 2020]. Bagi saya pribadi, salat di sini sangat bermakna. Di sini orang bisa melihat kanan-kiri karena tak ada tembok. Pengendara kendaraan yang lalu lalang di jalan juga bisa dilihat. Salat di sini seperti diuji. Kalau tauhidnya bagus, tentu tak akan tolah-toleh. Salatnya tetap khusyuk dan tak peduli siapa pun yang lewat," kata Salim, saat ditemui wartawan di Masjid Joglo Baitul Makmur Karanganom, Jumat (16/4/2021).
Salim mengatakan saking terbukanya, suasana di masjid terasa adem dan segar. Selama Ramadhan, kegiatan memakmurkan masjid tetap berjalan. Hal itu seperti salat wajib lima waktu, Salat Tarawih, tadarusan, dan pengajian setelah Salat Subuh.
"Selain digunakan ibadah, masjid ini juga pernah digunakan prewedding. Dipilih sebagai tempat prewedding mungkin karena desainnya yang unik, njawani. Selama pandemi Covid-19 sudah ada dua pasangan yang memilih prewedding di sini," katanya.
Pengunjung Masjid
Baca Juga: Kasus Covid-19 Meledak di Klaten, 15 Santri Terkonfirmasi Positif
Salah satu pengunjung yang kebetulan Salat Jumat di Masjid Joglo Baitul Makmur, Klaten, Heru Harjanto, 40, mengaku sering mampir untuk beribadah salat wajib di masjid tersebut. Selain lokasinya merupakan jalur menuju tempatnya bekerja di kawasan Jatinom, konsep joglo selalu menarik perhatiannya.
Berita Terkait
-
THR untuk Semua Warga Desa: Kisah Unik dari Klaten yang Bikin Penasaran!
-
6 Kuliner Khas Klaten yang Bikin Ketagihan, Mulai dari Sego Wiwit hingga Jenang Krasikan
-
Unik! Pohon Natal 7 Meter Dihiasi Ratusan Sandal Jepit di Klaten
-
KPAI Minta Tewasnya Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Gegara Kejutan Ultah Diproses Hukum, Ini Alasannya
-
Ulang Tahun Berujung Maut, Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Meninggal Usai Diceburkan ke Kolam
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total