SuaraSurakarta.id - Sejumlah pimpinan dan elit partai politik (parpol) rajin mengunjungi atau sowan ke Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka setelah dilantik akhir Februari lalu.
Pimpinan parpol itu antara lain Fahri Hamzah (Parta Gelora), Muhaimin Iskandar (PKB), Ahmad Muzani (Partai Gerindra), dan Giring Ganesha (PSI).
Sedangkan sejumlah pejabat pusat yang juga sowan ke putra sulung Presiden Joko Widodo itu salah satunya Komisaris PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Pengamat politik Universitas Sebekas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto, menilai wajar ketika banyak politikus nasional berdatangan setor muka kepada Gibran. Sebab mereka berharap melalui Gibran bisa dikenal dan masuk ke jejaring kekuasaan di Istana.
“Dari Presiden bisa mendekat ke parpol lain. Jadi ini cara parpol atau politikus untuk menyisir, mendekat ke Istana,” ujar dia dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Senin (12/4/2021).
Agus mengatakan Gibran dianggap sebagai representasi politikus masa depan. Bisa jadi bapak dua anak ini akan menguasai panggung politik nasional.
“Soal jadi presiden atau enggak itu urusan lain. Tapi dia dianggap representasi politikus masa depan,” urai dia.
Lalu dengan berbagai pertemuan itu, apa keuntungan yang didapatkan Kota Solo?
"Buat saya dinilai positif-positif saja ya. Paling tidak Solo menjadi kota populer karena orang semakin mengenal," paparnya.
Baca Juga: Viral Video Pemotor Tabrakan Saat Balap Liar di Solo, Ini Kata Polisi
"Kemudian efeknya ke ekonomi, jadi kota destinasi dan perekonomian tumbuh, UMKM naik dan banyak dikunjungi orang. Itu-itu saja saya rasa," tegas Agus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
Terkini
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok
-
Panas! Keraton Solo Gelar Dua Kirab Grebeg Mulud Sekaligus, Kubu Purboyo Ungkap Dugaan Sabotase
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Duh! Gusti Moeng Diancam Disomasi 2x24 Jam dan Dituduh Curi Gamelan Sekaten
-
BRI Hadirkan Momen Haru, Yuni Lestari Bertemu Sang Ibu Setelah 10 Tahun di Taiwan