SuaraSurakarta.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyita Hotel Brothers yang berada di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. Penyitaan ini dilakukan pada Kamis (1/4/2021) lalu yang terkait dengan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri senilai Rp23,7 triliun.
Saat dilakukan penyitaan, tim penyidik juga memasang pita segel di pintu belakang hotel tapi dilepas. Meski telah disita, namun operasional Hotel Brothers masih berjalan dan menerima tamu yang ingin menginap.
Aktivitas karyawan Hotel Brothers dari pantauan di lapangan masih dilakukan seperti biasa. Sejumlah mobil tamu terparkir di tempat parkir.
"Iya, Hotel Brothers telah disita oleh penyidik Kejagung. Penyitaan dilakukan, Kamis (1/4/2021) kemarin," terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, Tatang Agus Volleyantono, Senin (5/4/2021).
Penyitaan ini, lanjut dia, adalah penyitaan aset kasus korupsi PT Asabri di wilayah Kabupaten Sukoharjo baru ada satu. Kemungkinan bisa jadi bertambah seiring dengan berkembangnya penyidikan yang dilakukan.
"Aset dari PT Asabri di wilayah Sukoharjo baru satu, yakni Hotel Brothers ini. Bisa saja bertambah," ungkap dia.
Tatang menegaskan, setelah penyitaan operasional di Hotel Brothers diminta untuk tutup mulai hari Kamis (1/4) lalu. Namun operasional hotel masih beroperasi dan melayani tamu yang menginap.
Sementara itu Pejabat Public Relations Hotel Brothers Solo Baru, Dwi Aryani menyatakan memang jika hari ini (Senin-red) jajaran manajemen hotel sedang menggelar rapat membahas masalah ini. Jadi tindak lanjut operasional hotel nanti seperti apa.
"Manajemen sedang rapat dan nanti akan kita sampaikan hasilnya seperti apa. Rapat digelar juga membahas bagaimana nasib karyawan jika hotel tidak beroperasi lagi," ujar dia.
Baca Juga: Temui Jaksa Agung, Mahfud MD Bahas UU Tipikor hingga Kasus Korupsi Asabri
Ia tidak mengetahui, apakah tersangka Benny Tjokrosaputro memiliki kepemilikan saham di Hotel Brothers atau tidak.
"Soal ada atau tidaknya kepemilikan saham di Hotel Brothers saya tidak tahu, itu yang tahu manajemen," pungkasnya.
Kontributor: Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu