SuaraSurakarta.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan vaksinasi massal para ulama, tokoh lintas agama, santri, dosen dan guru di Pendapi Gedhe Balaikota Surakarta, Kamis (25/3/2021).
Didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kapolri terlihat bersemangat saat berdialog langsung dengan peserta vaksinasi.
"Masyarakat semua terlihat antusias saat di vaksin ini," katanya kepada awak media.
Sama halnya saat kunjungan sebelumnya di Kota Semarang, pada vaksinasi di Pendapi Gedhe Balaikota Solo, Listyo mengatakan semua masyarakat mau mengikuti program vaksinasi dan atas keinginan sendiri.
Bahkan, ada juga masyarakat yang menunggu lama agar dapat jatah vaksinasi.
Dia berharap, ke depan vaksinasi yang akan dilakukan berjalan lanjar sehingga kebijakan Pemerintah Pusat dalam rangka membentuk herd imunity atau komunitas yang kebal terhadap Covid-19 agar bisa diwujudkan.
"Setelah melaksanakan kegiatan Vaksin, tentu masyarakat harus tetap melaksanakan 5M jadi kita bisa saling jaga satu sama lain," terangnya
Kapolri berharap kegiatan vaksinasi di Kota Surakarta akan segera selesai mengingat bulan April mendatang kegiatan pembelajaran tatap muka akan mulai dilaksanakan.
"Hari ini para tenaga pendidik diberikan vaksin, sehingga semunya agar dipersiapkan dengan baik supaya kegiatan ekonomi juga akan berjalan dengan lebih baik," tutupnya.
Baca Juga: Di Ambon, Presiden Jokowi Kembali Tinjau Vaksinasi Massal
Diketahui, bahwa jumlah peserta yang mengikuti vaksinasi di Pendapi Gedhe Balikota Surakarta, berjumlah 400 peserta dari kelompok Lintas Agama yang ada di Jawa Tengah. Bahkan masyarakat tampak mengikuti prosdur yang ada dan protokol kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna