SuaraSurakarta.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 35 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Semarang, Jumat (5-7/2/2021).
Apa yang dibahas dalam Rakorda itu? Mereka memilih merapat ke Partai Demokrat versi KLB, atau tetap loyal ke Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)?.
Ketua DPC Partai Demokrat Solo, Supriyanto menjelaskan salah satu pembahasan Rakorda menyikapi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, versi Sumatera Utara (Sumut), tersebut adalah ilegal.
"Kami tetap sloid dukung AHY. Ini sedang dilakukan Rakorda yang dihadiri 35 DPC dan DPD ," kata Supriyanto, melalui sambungan telepon selularnya.
Supriyanto juga menjelaskan, bahwa pada awalnya posisi Partai Demokrat Solo Raya sendiri sejak adanya isu kudeta sudah menyetakan sikap tegak lurus ke AHY.
Selain itu, ia juga menegaskan, bahwa Rakorda yang dilalukan di Semarang tersebut sekaligus menolak keras KLB Ilegal, dan merapatkan barisan mendukung putra sulung mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Menolak keras KLB ilegal. Taat dan patuh kepada AHY sebagai Ketua Umum," pungkasnya.
Kontributor: Budi Kusumo
Baca Juga: Kudeta Demokrat, SBY: Moeldoko Tega, Berdarah Dingin
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam