SuaraSurakarta.id - Potret gotong-royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia selalu tersebar di penjuru Tanah Air. Bukan hal baru melihat masyarakat bahu-membahu menolong warga lain yang sedang terimpa musibah.
Termasuk yang terjadi di Kecamatan Jenawi, Karanganyar saat kecelakaan truk tangki air yang terguling di kebun kol, Minggu (28/2/2021) dini hari.
Akibat kecelakaan itu, truk bernomor polisi AD 1973 DF tersebut terperosok di kebun kol dengan jarak 50 meter dari bahu jalan. Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, proses evakuasi truk tersebut dibantu ratusan warga dari tiga dusun di sekitar lokasi kejadian.
Mereka bekerja sama dengan sukarelawan TNI/Polri untuk mengevakuasi truk tangki air yang terguling di area perkebunan di Dukuh Milir, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi.
Warga menggunakan alat seadanya untuk menarik truk tanki air yang jatuh ke area perkebunan. Warga hanya menggunakan tali tambang untuk menarik truk dari lokasi terguling.
Truk terguling dari bahu jalan hingga terperosok sedalam 50 meter. Akibat kejadian itu, sopir mengalami luka-luka dan dibawa ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo.
Bayan Dusun Ceto, Warto, menuturkan warga bergotong royong menarik truk tangki yang terguling itu dari area perkebunan hingga ke bahu jalan. Proses evakuasi tidak melibatkan alat berat.
"Kalau pakai mobil derek kelamaan. [Mobil derek] sampai lokasi bisa besok. Kami menggunakan dadung [tali tambang] untuk mengevakuasi. Dadung milik warga setempat juga," tutur Warto saat berbincang dengan wartawan, Minggu (28/2/2021).
Informasi kecelakaan tersebut, lanjut Warto, dibagikan ke grup Whatsapp warga kampung. Warga merespons informasi tersebut dengan datang ke lokasi kejadian. Proses evakuasi diperkirakan selesai pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Ini Perbedaan Vaksinasi Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah
"Di share di grup Whatsapp isinya warga. Lalu warga dari tiga dusun itu datang ke lokasi. Ada kalau 200 orang sampai 300 orang. Kerja bakti mengevakuasi truk tanki," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Polemik Nama Raja Keraton Solo: PB XIV Purboyo Pasrah Hadapi Gugatan LDA!
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Gibran Disebut Berpotensial Jadi Capres 2029, Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Resmikan Tiga Bangunan SD Negeri Solo, Respati Ardi Dorong Pendidikan Inklusif