SuaraSurakarta.id - Belasan sentono atau kerabat Keraton Kasunanan Surakarta "terkurung" di dalam keraton, sejak Kamis (11/2/2021), sore hingga malam tadi.
Hal ini diungkapkan Kerabat Karaton Surakarta, Kanjeng Dilir. Tidak hanya itu, adik Raja PB XIII Gusti Mung dan anak Raja Gusti Timur ikut terkurung sejak sore.
"Posisi kami di bangunan Karaton Kulon. Tanpa ada penerangan. Kita dikunci dari luar," ujar Kanjeng Dilir ketika dihubungi SuaraSurakarta.id, lewat selulernya.
Terkurung di bangunan yang cukup luas itu, Kanjeng Dilir mengungkapkan bahwa sebelumnya Gusti Mung menelponnya, bahwa pintu bangunan keraton kulon terbuka.
Sebagai kerabat, akhirnya Ia, bersama Gusti Mung dan Gusti Timur dan kerabat lain mengecek bersama, karena daerah keraton kulon adalah privasi milik raja beserta keluarga.
Hanya sesaat masuk jauh ke dalam, muncul orang tak dikenalnya langsung menutup pintu dari luar dan kabur.
"Saya kejar, tapi orang berbaju preman kabur, dan pintu sudah dikunci dari luar, " ujarnya.
Adanya pintu terbuka tersebut, Dilir selaku pengurus Lembaga Dewan Adat tidak tahu menahu. Hingga berita ditulis, Dilir berserta Gusti Mung dan Gusti Timur dan kerabat lain berusaha menunggu hingga jumat pagi.
Kontributor: Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali