SuaraSurakarta.id - FX Hadi Rudyatmo atau Rudy dan Achmad Purnomo bakal segera meletakkan jabatan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.
Keduanya bakal digantikan pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang telah ditetapkan sebagai pemenang Pilkada SOlo 2020.
Keduanya bakal resmi purnatugas per 16 Februari mendatang. Khusus untuk Purnomo, dirinya menjabat wakil wali kota sejak 17 April 2013 silam menggantikan Rudy.
Rudy sendiri naik jabatan sebagai Wali Kota Solo menggantikan Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu menjadi Gubernur DKI.
Semenjak saat itulah, duet Rudy-Purnomo memimpin bahtera pemerintahan Kota Bengawan. Saat Pilkada Solo 2015, pasangan itu kembali maju dan memenangkan kontestasi politik.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Achmad Purnomo sudah dikenal masyarakat Solo mengingat dia seorang pengusaha sukses Soloraya yang sudah terkenal pada 2000-an.
Namanya semakin melambung ketika maju sebagai cawali Solo berpasangan dengan Istar Yuliadi pada Pilkada 2005. Sayang, keduanya kalah dari pasangan Jokowi-Rudy.
Kini jelang purnatugas, politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan momen-momen delapan tahun mendampingi Rudy.
Dalam wawancara dengan Solopos.com melalui telepon, Jumat (5/2/2021), Purnomo mengakui dengan Rudy tidak pernah terlibat cekcok. Ada satu prinsip atau sikap yang selalu mereka kedepankan bersama.
Baca Juga: Salah Satu Orang Terkaya di Solo Calon Mertua Boy William, Siapa Dia?
"Kalau bicara suka duka, ya banyak sukanya bagi saya bisa mengabdi kepada masyarakat Solo. Saya cocok partneran dengan Pak Rudy. Tidak pernah cekcok. Saling ngemong, karena tujuannya sama, mengabdikan diri," ungkap dia.
Purnomo berharap pasangan Wali Kota-Wawali Solo penerusnya bisa menjaga tradisi keharmonisan yang sudah terbina. Selain itu Wali Kota-Wawali baru nanti bisa menyempurnakan program kerja Rudy-Purnomo.
Seperti diketahui, Achmad Purnomo bersama Teguh Prakosa sejatinya diusung DPC DPI Perjuangan Solo untuk maju ke Pilkada 2020.
Namun, tikungan Gibran Rakabuming yang mendaftar melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah membuyarkan rencana itu. Gibran akhirnya berpasangan dengan Teguh dan memenangkan Pilkada tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok
-
Panas! Keraton Solo Gelar Dua Kirab Grebeg Mulud Sekaligus, Kubu Purboyo Ungkap Dugaan Sabotase