SuaraSurakarta.id - Struktur DPC hingga anak ranting Partai Demokrat Kabupaten Sragen menyatakan sikap tetap loyal kepada Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umum.
Pernyataan sikap yang disampaikan di Sekretariat DPC PD Sragen merupakan respons DPC Partai Demokrat Bumi Sukowati atas isu rencana kudeta terhadap AHY.
Ketua DPC PD Sragen Budiono Rahmadi didampingi struktur DPC, pimpinan anak cabang, pimpinan ranting, dan anak ranting se-Kabupaten Sragen saat menyampaikan pernyataan itu.
Budiono mengatakan PD Sragen memiliki struktur 20 PAC, 208 ranting, dan lebih dari 2.000 anak ranting. Ia menyatakan seluruh struktur Partai Demokrat Sragen dari tingkat anak ranting sampai DPC solid dan kompak serta sepenuhnya loyal kepada AHY.
“Kami 100 % loyal terhadap Ketua Umum PD AHY. Menjadi benteng terdepan mengawal keutuhan dan kesolidan Partai Demokrat dari upaya pihak-pihak yang ingin memecah belah partai. Kami dan seluruh pengurus Partai Demokrat, baik tingkat DPC, fraksi DPRD, PAC, Ranting, dan Anak Ranting menyatakan solid,” ujar Budiono.
Budiono juga mengatakan PD Sragen siap menjalankan instruksi Ketua Umum PD agar terus membantu kesulitan masyarakat dari akibat pandemi dan menurunnya ekonomi masyarakat.
Loyalitas Kader
Budiono mengatakan munculnya isu kudeta di internal Partai Demokrat justru semakin menguatkan soliditas dan loyalitas kader-kader dan struktur PD daerah, khususnya Sragen.
Budiono menegaskan kekecewaan terhadap kepemimpinan AHY itu justru muncul dari mantan kader/pengurus PD.
Baca Juga: Heboh Kudeta Demokrat, Petani Sawit Ramai-ramai Bela Moeldoko
“Mereka itu orang-orang yang meragukan kapasitas AHY, bahwa jenderal lebih bagus daripada mayor, itu tidak benar. Kepemimpinan AHY itu justru merombak Partai Demokrat menjadi partai modern,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Sragen.
Ia menjelaskan AHY mengelola partai secara profesional dengan keterbatasan yang ada. Budiono memahami melihat mengubah partai tidak semudah membalik telapak tangan tetapi semua butuh proses dan sekarang ini masih berproses.
“Niat AHY untuk membesarkan partai itu luar biasa. Kami di daerah ikut menghalau perpecahan internal. Ketika ada pihak yang ingin memecah belah Partai Demokrat berarti keberadaan Partai Demokrat itu diperhitungkan. Saya yakin AHY berani bilang adanya isu kudeta itu pasti sudah mengantongi bukti-bukti yang kuat,” ujarnya. [sumber: Solopos.com]
Berita Terkait
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
AHY Bocorkan Rencana Spesial Mudik 2026: Ada Diskon Tiket dan Potongan Tol?
-
Profil Eli Fitriyana: DPRD Diduga Pakai Ijazah Palsu, Punya Kekayaan Miliaran
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Jokowi Ditantang Ucapkan Sumpah Pemutus oleh Penggugat di Sidang CLS Ijazah
-
Kontroversi Malam Selikuran: Dua Kubu Keraton Solo Gelar Kirab Berbeda, Siapa yang Benar?
-
7 Fakta Kecelakaan Motor di Tawangmangu: Vario Hantam Tembok, Ayah dan Anak Meninggal Dunia
-
Duh! ASN Solo Penyebar Data Pribadi eks Pembalap FI Rio Haryanto, Dapat Sanksi Potong Gaji 9 Bulan
-
Awas Keliru, Zakat Fitrah Bisa Jadi Sedekah Biasa! Ini Waktu Terbaik dan Niat yang Benar