SuaraSurakarta.id - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati sempat melontarkan pernyataan lucu berkaitan dengan ketentuan Jateng di Rumah Saja 6-7 Februari mendatang.
Yuni, sapaan akrab sang bupati justru khawatir angka kehamilan bakal bertambah jika kebijakan tersebut benar-benar dilaksanakan.
"Saya hanya khawatir banyak yang hamil itu aja. Khawatir tingkat kehamilan langsung tinggi kalau di rumah," ungkap Yuni sembari bercanda.
Pernyataan politisi PDI Perjuangan itu mendapat beragam tanggapan dari warganet. Kebetulan, pemberitaan itu juga menjadi perbincangan banyak orang setelah diunggah sejumlah akun Instagram. Termasuk yang diunggah @iks_infokaresidenansolo
"Lah sing jomblo min (Lah yang jomblo min)," balas akun @setiawanpamungkas74.
"Opo meh 2 ndino kawin trs (Apa dua hari mau bercinta terus)," tulis @ollla_rabb.
"Meteng ono bojone kok repot (Hamil ada suaminya kok repot)," tambah @dian_arsya.
Meski demikian, ada juga warganet lainnya yang memberikan komentar berbeda.
"Korban sinetron, ning omah yo paling mangan, mabar, turu (Korban sinetron, di rumah ya paling makan, mabar, dan tidur)," timpal @yobel_ep.
Baca Juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Akses Jalan di Banyumas akan Ditutup
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mewacanakan program di Rumah Saja saat akhir pekan guna menekan angka penyebaran Covid-19.
Kebijakan itu digagas mengingat hasil evaluasi, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jateng dinilai juga menunjukkan hasil yang belum optimal.
Ganjar mengatakan bahwa gerakan Jateng di Rumah Saja bisa mengurangi mobilitas masyarakat di luar rumah.
"Jadi kita coba menahan diri dua hari saja. Dengan cara itu, maka potensi terjadinya kerumunan pasti tidak terjadi dan bisa menyetop penyebaran Covid-19," tegas Ganjar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance