Siswanto
Selasa, 02 Februari 2021 | 17:16 WIB
Ilustrasi jenazah atau mayat. [Shutterstock]

SuaraSurakarta.id - Nyawa pelajar putri Israa Kamal Awads tak tertolong usai menyantap kue. Belakangan terungkap, kue itu telah dibubuhi racun oleh teman korban.

Pelaku pembunuhan terdiri dari tiga orang dan kini sudah diamankan polisi.

Motif pelaku meracuni korban karena iri dengan nilai yang dicapai Israa. Korban selama ini dikenal sebagai siswi cerdas sehingga kerap mendapat nilai tinggi.

Menyadur Gulf News, Selasa (2/2/2021), Jaksa Agung Alexandria memutuskan untuk memenjarakan tiga siswi Abu Bakr Al Siddique Preparatory School selama empat hari sambil menunggu penyelidikan.

Ketiga siswi tersebut dituduh melakukan pembunuhan dengan memasukkan racun ke dalam sepotong kue karena iri korban mendapatkan nilai yang lebih tinggi.

Israa Kamal Awadh memang dikenal karena keunggulan akademisnya dan sering mendapat nilai yang lebih bagus daripada tersangka.

Setelah kejadian itu, jaksa penuntut memerintahkan autopsi tubuh korban, dan kemudian laporan forensik menunjukkan bahwa kematian gadis itu disebabkan oleh racun.

Menurut media setempat, enam siswi sempat makan kue dalam perjalanan pulang, dimana tiga di antaranya langsung dibawa ke Rumah Sakit Universitas Amiri setelah mengalami muntah-muntah parah.

Naas, nyawa Israa Kamal Awadh tak tertolong. 

Baca Juga: Sempat Sekarat Gegara Diracun Wanita di Jakbar, Kucing Ini Punya Nama Baru

Load More