Ronald Seger Prabowo
Selasa, 02 Februari 2021 | 12:47 WIB
Seorang pria tertangkap basah menggondol tv warga Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Senin (1/2/2021) sekitar 16.30 WIB.[Solopos.com/ist]

SuaraSurakarta.id - Seorang pemuda asal Solo bernisial NYA (20) harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Tasikmadu. Dia diamankan warga setelah kepergok mencuri di rumah milik Sukamti (60) warga Dusun Kodokan, RT 006/RW 002, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Senin (1/2/2021) sekitar 16.30 WIB.

Uniknya, saat beraksi si pelaku itu ternyata sempat meminta izin kepada sang pemilik rumah untuk menggondol perabotan elektronik. Hal itu diungkapkan Sukamti seperti dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari lokasi kejadian, pelaku masuk ke dalam rumah saat Sukamti berada di samping rumah.

"Saya itu habis dari sana [samping rumah] kasih pakan ayam. Saya bawa ember mau ambil jambu [di depan rumah]. Papasan dengan orang itu [maling]. Dia nyangking televisi sambil keluar dari pintu rumah itu bilang gini "Bu, saya ambil ini"," ujar Sukamti menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya.

Sukamti menceritakan pelaku masuk ke rumah dan mengambil barang-barang elektronik yang diletakkan di lantai rumah. Selain handphone dan speaker, barang elektronik lain yang dibawa adalah televisi layar datar yang kebetulan sudah rusak.

"Televisi yang diambil itu rusak. Sudah rusak satu bulan ini. Makanya saya letakkan di lantai. Televisi yang baru ya ada tapi menempel di tembok," ujarnya.

Sukamti sempat menjawab pertanyaan pelaku. Dia berpikir orang tersebut datang karena disuruh seseorang. "Siapa yang nyuruh [ambil]. Mas... Mas...," ujar Sukamti sembari memperagakan kondisinya saat kejadian.

Menurut Sukamti, pelaku lari sembari menenteng televisi hasil curian. Di situ, Sukamti masih berupaya mengejar pelaku hingga depan pos kamling di sudut area persawahan.

Begitu sampai jalan menikung, Sukamti melihat sejumlah warga di depan rumah. Dia memanfaatkan momen tersebut untuk berteriak meminta tolong.

Baca Juga: Viral Maling Seret Anjing Curian di Curug Tangerang, Begini Kronologisnya

"Saya terus teriak-teriak. "Mas, mas". Ketemu tetangga itu saya bilang kalau dia maling. Tetangga membantu mengejar. Saya pulang membangunkan suami lagi tidur. "Kok ya tidak tahu kalau ada orang masuk rumah ambil barang-barang"," tuturnya.

Sukamti melihat pelaku membawa tas punggung. Dia menduga pelaku memasukkan handphone dan speaker ke dalam tas. Pelaku juga sempat berhenti beberapa saat hendak memasukkan televisi ke dalam tas. Tapi, hal itu urung dilakukan karena keburu ketahuan warga lain.

Di sisi lain, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian tetapi enggan menyebutkan nama mengaku melihat pelaku bersama rekannya. Seorang rekannya mengendarai sepeda motor. Dia menunggu rekannya di dekat pos kamling. Begitu mendengar rekannya ketahuan, pelaku yang mengendarai motor itu melarikan diri ke utara.

Menurut dia, pelaku yang berjalan kaki dan terdesak oleh massa itu memilih membuang televisi di tepi jalan. Pelaku berusaha menyelamatkan diri dengan mengacungkan celurit. Sejumlah warga berusaha menangkap pelaku dengan cara mengepung.

Pelaku diduga terdesak dan lari ke arah Jalan Raya Karanganyar-Solo atau tepat di depan SPBU Papahan. Pelaku berlari ke kebun, semak-semak, dan terjun ke kali di dekat Perumahan Tirtasani Residence.

Petugas satpam Perumahan Tirtasani Residence, Suparjono, menuturkan didatangi sejumlah warga saat berjaga di pos penjagaan. Sejumlah warga menyampaikan bahwa sedang mengejar maling yang masuk ke kali. Suparjono membantu menyisir ke tepi kali.

Load More