SuaraSurakarta.id - Seorang pemuda asal Solo bernisial NYA (20) harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Tasikmadu. Dia diamankan warga setelah kepergok mencuri di rumah milik Sukamti (60) warga Dusun Kodokan, RT 006/RW 002, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Senin (1/2/2021) sekitar 16.30 WIB.
Uniknya, saat beraksi si pelaku itu ternyata sempat meminta izin kepada sang pemilik rumah untuk menggondol perabotan elektronik. Hal itu diungkapkan Sukamti seperti dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com.
Informasi yang dihimpun Solopos.com dari lokasi kejadian, pelaku masuk ke dalam rumah saat Sukamti berada di samping rumah.
"Saya itu habis dari sana [samping rumah] kasih pakan ayam. Saya bawa ember mau ambil jambu [di depan rumah]. Papasan dengan orang itu [maling]. Dia nyangking televisi sambil keluar dari pintu rumah itu bilang gini "Bu, saya ambil ini"," ujar Sukamti menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya.
Sukamti menceritakan pelaku masuk ke rumah dan mengambil barang-barang elektronik yang diletakkan di lantai rumah. Selain handphone dan speaker, barang elektronik lain yang dibawa adalah televisi layar datar yang kebetulan sudah rusak.
"Televisi yang diambil itu rusak. Sudah rusak satu bulan ini. Makanya saya letakkan di lantai. Televisi yang baru ya ada tapi menempel di tembok," ujarnya.
Sukamti sempat menjawab pertanyaan pelaku. Dia berpikir orang tersebut datang karena disuruh seseorang. "Siapa yang nyuruh [ambil]. Mas... Mas...," ujar Sukamti sembari memperagakan kondisinya saat kejadian.
Menurut Sukamti, pelaku lari sembari menenteng televisi hasil curian. Di situ, Sukamti masih berupaya mengejar pelaku hingga depan pos kamling di sudut area persawahan.
Begitu sampai jalan menikung, Sukamti melihat sejumlah warga di depan rumah. Dia memanfaatkan momen tersebut untuk berteriak meminta tolong.
Baca Juga: Viral Maling Seret Anjing Curian di Curug Tangerang, Begini Kronologisnya
"Saya terus teriak-teriak. "Mas, mas". Ketemu tetangga itu saya bilang kalau dia maling. Tetangga membantu mengejar. Saya pulang membangunkan suami lagi tidur. "Kok ya tidak tahu kalau ada orang masuk rumah ambil barang-barang"," tuturnya.
Sukamti melihat pelaku membawa tas punggung. Dia menduga pelaku memasukkan handphone dan speaker ke dalam tas. Pelaku juga sempat berhenti beberapa saat hendak memasukkan televisi ke dalam tas. Tapi, hal itu urung dilakukan karena keburu ketahuan warga lain.
Di sisi lain, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian tetapi enggan menyebutkan nama mengaku melihat pelaku bersama rekannya. Seorang rekannya mengendarai sepeda motor. Dia menunggu rekannya di dekat pos kamling. Begitu mendengar rekannya ketahuan, pelaku yang mengendarai motor itu melarikan diri ke utara.
Menurut dia, pelaku yang berjalan kaki dan terdesak oleh massa itu memilih membuang televisi di tepi jalan. Pelaku berusaha menyelamatkan diri dengan mengacungkan celurit. Sejumlah warga berusaha menangkap pelaku dengan cara mengepung.
Pelaku diduga terdesak dan lari ke arah Jalan Raya Karanganyar-Solo atau tepat di depan SPBU Papahan. Pelaku berlari ke kebun, semak-semak, dan terjun ke kali di dekat Perumahan Tirtasani Residence.
Petugas satpam Perumahan Tirtasani Residence, Suparjono, menuturkan didatangi sejumlah warga saat berjaga di pos penjagaan. Sejumlah warga menyampaikan bahwa sedang mengejar maling yang masuk ke kali. Suparjono membantu menyisir ke tepi kali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat