SuaraSurakarta.id - Bulan depan, Kota Solo akan memiliki pemimpin baru yang menahkodai roda pemerintahan untuk lima tahun ke depan.
Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa akan menggantikan FX Hdai Rudyatmo serta Achmad Purnomo sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.
Dalam Pilkada 2020 lalu, pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu mendapat 86,55 persen suara. Mereka unggul jauh dari pasangan independen Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo) yang meraih 13,45 persen suara.
Meski menang telak, kedua politisi beda generasi itu tak bisa berleha-leha. Apalagi berbagai tugas dan tantangan berat sudah di depan mata.
Perhatian warga Kota Bengawan hingga nasional bakal tertuju pada sosok Gibran. Sebagai putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bapak dua anak tersebut dipastikan selalu mendapat sorotan.
Terlebih lagi, ada bayang-bayangan prestasi besar Jokowi saat menjabat Wali Kota Solo periode 2005-2010 serta 2010-2012 yang akhirnya 'naik jabatan' sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Jokowi yang berpasangan dengan FX Hadi Rudyatmo, Wali Kota Solo saat ini dinilai banyak orang mampu mengubah wajah Kota Bengawan lebih maju.
Prestasi fenomenal sosok lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) tentu saja keberhasilan memindah hampir 1000 Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Monumen ’45 Banjarsari ke Pasar Klithikan, Notoharjo, tanpa kekerasan.
Menggunakan model pendekatan, ratusan PKL bersedia dipindah tanpa paksaan dan kekerasan. Saat relokasi dilakukan, Jokowi menggelar arak-arakan sepanjang jalan menuju Pasar Klitikan.
Baca Juga: LIVE dari Istana Kepresidenan: Jokowi Terima Vaksin Sinovac Tahap Kedua
Lalu Jokowi memiliki andil untuk mempopulerkan mobil Esemka karya anak negeri ke ranah nasional. Jokowi dengan gigih membantu pengembangan Mobil Esemka dengan menjadikannya sebagai Mobil Dinas AD 1 A di Solo.
"Mobil Esemka itu bukan odong-odong, rancangannya telah dipikirkan baik-baik sejak lima tahun yang lalu," kata Jokowi dilansir Antara.
Deretan prestasi itu turut membawa Jokowi sebagai wali kota terbaik ketiga sedunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012. Pemilihan ini diselenggarakan oleh The City Mayors Foundation, yayasan walikota dunia berbasis di Inggris.
Kemudian di sektor transportasi, berbagai jenis angkutan telah direalisasikan, seperti Batik Solo Trans Sepur Kluthuk Jaladara, serta bus tingkat Werkudara juga dioperasikan dan segera menjadi salah satu ikon kota Solo yang sampai sekarang dilestarikan.
Tak hanya itu, Jokowi juga meluncurkan Railbus Batara Kresna yang melayani rute Sukoharjo-Surakarta. Railbus yang mulai dioperasikan pada Agustus 2012 ini dibuat oleh PT INKA.
Hingga keberhasilan Jokowi membangun Pasar Windujenar terletak tepat di kawasan Ngarsopuro. Kawasan itu yang sebelumnya berjejer pertokoan disulap menjadi artistik dan dilengkapi dengan ruang terbuka untuk masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres