SuaraSurakarta.id - Kelakuan bejat ditunjukkan pria asal Sukoharjo berinisial A (30). Sudah punya istri dan dua anak, dia malah tega memperkosa bocah berusia 12 tahun di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Akibat perbuatannya itu, A harus berurusan dengan Satreskrim Polres Karanganyar dan terancan mendapatkan hukuman berat.
Dilansir dari Solopos.com--jaringan Suara.com, kasus pemerkosaan terhadap AZ dilakukan A pada 27 Desember silam.
Aksi bejat pria Sukoharjo kepada AZ dilakukan sebanyak dua kali, yakni di penginapan Tawangmangu dan Jaten.
Ironisnya, A sempat berusaha menawarkan korban melalui media sosial. Hal itu terungkap berdasarkan hasil penyidikan dan penyelidikan Satreskrim Polres Karanganyar berdasarkan laporan orang tua korban.
"Tersangka ini mengunggah pesan di media sosial [Facebook]. Pelaku mencoba menawarkan korban melalui media sosial. 'Bantu teman, open ABG 13 tahun, 400 satu kali main'. Unggahan itu sempat diketahui orang tua korban karena pelaku mencantumkan foto korban," kata Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Tegar Satrio Wicaksono, Selasa (19/1/2021).
Kasus ini terbongkat akibat kecurigaan orang tua korban melihat kondisi anaknya setelah pulang dari bepergian.
AZ keluar dari rumah pada Minggu (27/12/2020) dan sampai rumah keesokan hari pada Senin (28/12/2020). Sesampainya di rumah, korban terlihat linglung yang membuat orang tuanya kaget.
"Jadi, korban ini sampai rumah Senin pagi dalam kondisi linglung, bingung. Orang tua korban kaget melihat kondisi anaknya. Ditanyai kenapa, anaknya [korban] menjawab dan menceritakan semuanya," ujar mantan Kapolsek Pasar Kliwon Solo tersebut.
Baca Juga: Tes Keperawanan dengan Dua Jari Sama Saja Penghinaan
Untuk memuluskan niatnya, A mengiming-iming uang Rp1 juta kepada AZ. Tetapi, A tidak memberikan uang tersebut.
Bahkan, A tega membohongi AZ pada kali kedua pemerkosaan di tempat berbeda.
Meski sudah memiliki istri dan dua anak, dia juga mengaku doyan mencari kepuasan dari wanita lain.
Tag
Berita Terkait
-
Tangan Diikat Jilbab, Gadis Aceh Diperkosa Ayah Kandung
-
Berawal dari Status Medsos, Polisi Bongkar Kasus Perkosaan oleh Kakak Ipar
-
Kejam! Paman di Sumut Bunuh dan Perkosa Keponakan karena Terlilit Utang
-
Reynhard Sinaga Terancam Dipenjara Hingga Meninggal Dunia
-
Reynhard Sinaga Kemungkinan Tidak akan Pernah Bebas
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng
-
Panahan Kota Solo Lolos ke Empat Final Beregu Porprov Jateng 2026, Bidik Sapu Bersih Emas
-
Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi
-
Ketahuan Selingkuh, ASN di Solo Diberhentikan
-
Raih Medali Emas Panahan, Daffa Indika dan Dimas Maulana Kompak Angin Jadi Tantangan